Mengenal Smriti Zubir, Menteri Non-Muslim India yang Kunjungi Madinah

Senin, 22 Januari 2024 - 14:22 WIB
loading...
Mengenal Smriti Zubir,...
Smriti Zubir, menteri non-Muslim India yang mengunjungi Madinah, Arab Saudi. Foto/India Today
A A A
JAKARTA - Smriti Zubir, yang menjabat sebagai Menteri Urusan Minoritas dan Perempuan dan Anak India, menjadi delegasi non-Muslim pertama yang disambut di Madinah, Kerajaan Arab Saudi (KSA).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari misi diplomatik yang sedang berlangsung, sejalan dengan penandatanganan perjanjian bilateral haji untuk musim haji 2024 antara India dan KSA.

Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat hubungan dan mendapatkan wawasan berharga mengenai pengaturan yang diperlukan untuk ibadah haji mendatang.

Siapa Smriti Zubir?


Mengutip dari World Economic Forum, Smriti Zubir Irani lahir pada 23 Maret 1976. Dia terpilih menjadi anggota Rajya Sabha, Majelis Tinggi Parlemen India yang mewakili Negara Bagian Gujarat pada tahun 2011.

Pada 2017, dia terpilih kembali menjadi anggota Rajya Sabha dari negara bagian Gujarat. Kemudian, pada 2019, dia terpilih sebagai anggota Dewan Rakyat “Lok Sabha” dari daerah pemilihan Amethi di Uttar Pradesh dengan mengalahkan Presiden Nasional Kongres Nasional India saat itu.

Saat ini, Smriti Zubir menjabat sebagai Menteri Persatuan Pembangunan Perempuan dan Anak dan Menteri Urusan Minoritas. Sebelumnya dia sempat menjabat sebagai Menteri Persatuan Pendidikan (sebelumnya dikenal sebagai Pengembangan Sumber Daya Manusia) dari Mei 2014 hingga Juli 2016.

Smriti juga sempat menduduki posisi Menteri Informasi dan Penyiaran dari Juli 2017 hingga Mei 2018, dan Menteri Tekstil dari Juli 2016 hingga Juli 2021.

Dia tercatat sebagai Menteri Kabinet Persatuan termuda dan wanita pertama yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Menteri Tekstil.

Ketika menjabat sebagai Menteri Pendidikan, dia berperan penting dalam menyusun Kebijakan Pendidikan Baru India dan memprakarsai beberapa proyek berskala besar termasuk platform MOOC pertama di India; SWAYAM, Perpustakaan Digital Nasional, dan Jaringan Akademisi Global yang disebut GIAN.

Dalam tiga tahun terakhir sebagai Menteri Pembangunan Perempuan dan Anak, Smriti telah berupaya memperkuat layanan perlindungan perempuan dan anak di India, termasuk menjadikan pornografi anak sebagai tindak pidana melalui Amandemen UU POCSO.

Dalam urusan global, Smriti sempat menjabat sebagai Duta Besar USAID untuk India untuk program WHO-ORS sebelum debut politiknya di India.

Selain menjadi aktivis sosial dan politik yang aktif, Smriti Irani telah memiliki karier yang sukses sebagai profesional media selama lebih dari dua dekade mulai tahun 1994.

Selama periode tersebut, dia bekerja di berbagai bidang media termasuk membuat konten untuk jaringan televisi berita dan hiburan, film dan proyek teater dalam empat bahasa India. Dia juga pernah menulis buku dan berkontribusi sebagai penulis kolom di dua harian nasional.

Itulah sosok Smriti Zubir, menteri berpengalaman India yang telah mengunjungi Madinah, meskipun merupakan non-Muslim.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved