PM Israel Netanyahu Ngotot Menentang Pembentukan Negara Palestina, Ingin Kontrol Gaza

Minggu, 21 Januari 2024 - 12:51 WIB
loading...
A A A
AS telah berulang kali mengatakan bahwa pembentukan Negara Palestina merdeka adalah satu-satunya jalan untuk membangun kembali Gaza dan memastikan keamanan jangka panjang Israel.

Para kritikus mengatakan perselisihan tersebut terbukti menjadi pengalih perhatian dari meningkatnya ketegangan dalam negeri mengenai terbatasnya pencapaian kampanye Israel di Gaza selama tiga bulan setelah perang, penderitaan lebih dari 100 warga Israel yang masih disandera oleh Hamas, dan kurangnya rencana jangka panjang untuk memerintah daerah kantong Palestina tersebut.

“Perang ini tidak memiliki tujuan dan masa depan, namun memperpanjangnya adalah cara [Netanyahu] menunda keterlibatan dengan pertanyaan tentang tanggung jawab,” tulis surat kabar Haaretz mengutip pernyataan seorang anggota kabinet Israel.

Setelah lebih dari tiga bulan, serangan Israel telah menewaskan hampir 25.000 warga Palestina, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, menyebabkan hampir 2 juta orang mengungsi dan membuat sebagian besar wilayah Gaza menjadi reruntuhan. Kelaparan dan penyakit mengintai kamp-kamp dan tempat penampungan yang penuh sesak.

Namun pasukan Israel belum menangkap atau membunuh satu pun pemimpin utama Hamas di Gaza. Sebaliknya, Hamas baru-baru ini meluncurkan rentetan roket dari Gaza utara, tempat Israel mengeklaim kontrolnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Saham SpaceX Anjlok,...
Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun
Rekomendasi
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved