Perang Israel Gagal Total, Komandan Zionis Terkejut dengan Fasilitas Canggih Hamas
Minggu, 21 Januari 2024 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurut tiga komandan yang diwawancarai oleh NYT, jalur diplomatik akan menjadi cara tercepat untuk memulangkan warga Israel.
"Mereka menambahkan bahwa infrastruktur Hamas lebih canggih daripada yang diperkirakan sebelumnya oleh para perwira intelijen Israel," imbuh laporan NYT.
Laporan surat kabar Amerika Serikat tersebut lebih lanjut merinci kegagalan operasi militer Israel di Gaza.
Salah satu tujuan yang ditetapkan tentara Israel adalah penghancuran total jaringan terowongan. Namun, tampaknya hal tersebut tidak berhasil dilakukan.
“Menemukan dan menggali setiap terowongan memakan waktu dan berbahaya. Banyak di antaranya dilengkapi dengan jebakan, menurut militer Israel," papar laporan NYT.
Meskipun ada pernyataan kemenangan mengenai kendali militer Israel atas sebagian besar wilayah yang terkepung, fakta di lapangan tampaknya menunjukkan kenyataan yang berbeda.
“Menjelang invasi Israel, militer menilai bahwa mereka akan membentuk ‘kontrol operasional’ atas Kota Gaza, Khan Younis dan Rafah pada akhir Desember," tulis NYT.
“Tetapi pada pertengahan Januari, Israel belum memulai serangannya ke Rafah, kota paling selatan di Gaza, dan masih belum memaksa Hamas keluar dari seluruh wilayah Khan Younis, kota besar lainnya di selatan."
"Mereka menambahkan bahwa infrastruktur Hamas lebih canggih daripada yang diperkirakan sebelumnya oleh para perwira intelijen Israel," imbuh laporan NYT.
Laporan surat kabar Amerika Serikat tersebut lebih lanjut merinci kegagalan operasi militer Israel di Gaza.
Salah satu tujuan yang ditetapkan tentara Israel adalah penghancuran total jaringan terowongan. Namun, tampaknya hal tersebut tidak berhasil dilakukan.
“Menemukan dan menggali setiap terowongan memakan waktu dan berbahaya. Banyak di antaranya dilengkapi dengan jebakan, menurut militer Israel," papar laporan NYT.
Meskipun ada pernyataan kemenangan mengenai kendali militer Israel atas sebagian besar wilayah yang terkepung, fakta di lapangan tampaknya menunjukkan kenyataan yang berbeda.
“Menjelang invasi Israel, militer menilai bahwa mereka akan membentuk ‘kontrol operasional’ atas Kota Gaza, Khan Younis dan Rafah pada akhir Desember," tulis NYT.
“Tetapi pada pertengahan Januari, Israel belum memulai serangannya ke Rafah, kota paling selatan di Gaza, dan masih belum memaksa Hamas keluar dari seluruh wilayah Khan Younis, kota besar lainnya di selatan."
Lihat Juga :