4 Polemik Kebijakan Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

Sabtu, 20 Januari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Para analis mengatakan sebagian besar pemberontak dari Partai Konservatif terpaksa menerima bahwa lebih baik memiliki undang-undang daripada tidak memiliki undang-undang sama sekali.

Di antara 11 anggota parlemen Konservatif yang memberikan suara menentang pemerintah adalah Jenrick dan mantan Menteri Dalam Negeri Inggris Suella Braverman, yang memiliki kredibilitas sayap kanan yang membuatnya menjadi sosok yang dibenci oleh kaum kiri.

Setelah pemungutan suara, Braverman menulis di X: “RUU Rwanda tidak akan menghentikan perahu. Hal ini membuat kita dihadapkan pada litigasi dan Pengadilan Strasbourg. Saya terlibat dengan pemerintah untuk memperbaikinya tetapi tidak ada perubahan yang dilakukan. Saya tidak dapat memilih undang-undang lain yang ditakdirkan untuk gagal. Rakyat Inggris berhak mendapatkan kejujuran, jadi saya memilih menentangnya.”

4. Belum Final

4 Polemik Kebijakan Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, RUU tersebut kini akan diajukan ke majelis kedua Inggris, House of Lords, yang akan membahas dan melakukan pemungutan suara mengenai undang-undang tersebut. Yang Mulia, kata Bale, “masih bisa menghalangi atau setidaknya menunda tagihan”, sehingga Sunak jauh dari rumah dan kering.

Memang benar, Bale mengatakan bahwa keberhasilan pada hari Rabu bisa jadi hanya sekedar kemenangan besar bagi perdana menteri, yang, menurut jajak pendapat, sedang menuju kehancuran pemilu pada pemilihan umum berikutnya, yang kemungkinan akan diadakan pada bulan Agustus. semester kedua tahun ini dan wajib dilaksanakan paling lambat tanggal 28 Januari 2025.

“Sunak telah meraih kemenangan – tapi mungkin hanya kemenangan sementara,” kata akademisi Inggris itu. “Dan dia tidak sepenuhnya selamat: Perpecahan di dalam Partai Konservatif telah terungkap dan otoritasnya kembali dipertanyakan secara serius.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Jet Militer Pembawa...
Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran Bantah Luncurkan...
Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi
Rekomendasi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved