4 Polemik Kebijakan Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

Sabtu, 20 Januari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Sunak mengajukan rancangan undang-undang Keamanan Rwanda ke parlemen pada bulan Desember namun harus bersaing dengan anggota parlemen sayap kanan dari partainya sendiri yang menyatakan bahwa rancangan undang-undang tersebut masih belum “cukup kedap”. Pada akhirnya, pemimpin Partai Konservatif tersebut mendapatkan suara mayoritas yang mendukung rancangan undang-undang tersebut setelah para pemberontak, yang sebagian besar abstain, memutuskan untuk membiarkan undang-undang tersebut disahkan dengan harapan dapat menahan Sunak pada tahap akhir.

2. Bukan Isu Baru

4 Polemik Kebijakan Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

Foto/Reuters

Undang-undang Rwanda pertama kali diumumkan oleh mantan Perdana Menteri Boris Johnson pada April 2022.

Dua bulan kemudian, pada 14 Juni 2022, penerbangan pertama menuju Rwanda dari Inggris dijadwalkan berangkat dengan membawa pencari suaka. Hal ini dihentikan setelah adanya intervensi pada menit-menit terakhir oleh Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR), yang memutuskan bahwa salah satu pencari suaka, seorang pria asal Irak, berada dalam “risiko nyata yang akan mengalami kerugian yang tidak dapat diperbaiki lagi” jika ia berakhir di wilayah Timur. bangsa Afrika.

Pertarungan hukum atas kebijakan pemerintah pun terjadi. Persoalan ini mengemuka ketika Mahkamah Agung mengeluarkan keputusannya dua bulan lalu, namun Sunak tetap berhasil menyeret partainya untuk melakukan tindakan keras hingga pemungutan suara terakhir pada hari Rabu.

3. Memecah Belah Partai Konservatif

4 Polemik Kebijakan Suaka Rwanda yang Mengguncang Politik Inggris

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, kelompok pemberontak Konservatif, termasuk anggota parlemen Robert Jenrick, yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri imigrasi pada bulan Desember setelah menuduh Sunak memimpin undang-undang yang cacat, mencoba melakukan perubahan pada RUU Keamanan Rwanda menjelang pemungutan suara pada hari Rabu.

Hal ini termasuk amandemen yang dirancang Jenrick untuk menghentikan perintah ECHR yang melarang deportasi. Tapi ini ditolak dengan mudah.

“Pada akhirnya, para pemberontak garis keras – mereka yang ingin memperketat RUU tersebut dan menggunakannya untuk memaksa pergantian pemimpin – tidak mempunyai jumlah anggota yang dapat meyakinkan rekan-rekan mereka yang kurang bersemangat untuk bergabung dengan mereka,” Tim Bale, seorang profesor politik di Queen Mary University of London, mengatakan kepada Al Jazeera. “Mereka menembak dan gagal.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Ngeri, Pilot Pesawat...
Ngeri, Pilot Pesawat Pembawa 220 Penumpang Mendadak Serangan Jantung di Ketinggian 30.000 Kaki
Jet Militer Pembawa...
Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Nyaris Tabrakan, Jet...
Nyaris Tabrakan, Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-mata Inggris dalam Jarak 6 Meter
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Rudal Iran Hantam Kota...
Rudal Iran Hantam Kota Tiberias Israel, Picu Kerusakan
Rekomendasi
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Berita Terkini
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved