Takut Diserang, Anggota NATO Bangun Ratusan Bunker Beton di Perbatasan Rusia
Sabtu, 20 Januari 2024 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari apa yang disebut “Garis Pertahanan Baltik,” Estonia berjanji membangun ratusan bunker beton, masing-masing berukuran sekitar 35 meter persegi dan mampu menampung 10 tentara.
Baca juga: Pemimpin NATO: Bersiaplah Perang Lawan Rusia
Mereka akan ditempatkan di sepanjang perbatasan sepanjang 294 kilometer dengan Rusia dan dihubungkan dengan jaringan titik dukungan dan jalur pasokan.
“Ranjau darat, kawat silet, dan penghalang anti-tank ‘gigi naga’ akan disimpan di dekatnya sehingga dapat dengan cepat dikerahkan jika diperlukan,” ungkap Kaido Tiitus, staf di Kementerian Pertahanan, pada stasiun penyiaran negara ERR.
Bunker tersebut dilaporkan harus mampu bertahan dari serangan langsung peluru artileri 152 mm.
Anggaran awal untuk program ini adalah 60 juta euro (USD65 juta). Pembangunannya diperkirakan akan dimulai pada awal tahun 2025. Menurut Tiitus, proses yang paling sulit adalah membeli tanah yang saat ini dimiliki swasta.
Baca juga: Pemimpin NATO: Bersiaplah Perang Lawan Rusia
Mereka akan ditempatkan di sepanjang perbatasan sepanjang 294 kilometer dengan Rusia dan dihubungkan dengan jaringan titik dukungan dan jalur pasokan.
“Ranjau darat, kawat silet, dan penghalang anti-tank ‘gigi naga’ akan disimpan di dekatnya sehingga dapat dengan cepat dikerahkan jika diperlukan,” ungkap Kaido Tiitus, staf di Kementerian Pertahanan, pada stasiun penyiaran negara ERR.
Bunker tersebut dilaporkan harus mampu bertahan dari serangan langsung peluru artileri 152 mm.
Anggaran awal untuk program ini adalah 60 juta euro (USD65 juta). Pembangunannya diperkirakan akan dimulai pada awal tahun 2025. Menurut Tiitus, proses yang paling sulit adalah membeli tanah yang saat ini dimiliki swasta.
Lihat Juga :