Tegang, Kapal Perang Inggris Cegat Kapal Perang Rusia

Sabtu, 21 April 2018 - 03:24 WIB
Tegang, Kapal Perang...
Tegang, Kapal Perang Inggris Cegat Kapal Perang Rusia
A A A
LONDON - Kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris dikirim untuk mencegat dan mengawal kapal perang Rusia keluar dari Selat Inggris. Pertemuan dua kapal perang ini terjadi di saat kedua negara sedang bersitegang.

Kapal Angkatan Laut Inggris Frigate HMS St Albans melakukan intersepsi dan pengawalan terhadap kapal perang Rusia Yaroslav Mudry tipe Neustrashimyy-class pada Kamis sore. Kapal militer Moskow itu merupakan andalan dalam peperangan anti-kapal selam.

St Albans dilaporkan mengawal kapal Rusia seberat sekitar 4.400 ton yang sarat dengan rudal anti-kapal dan peralatan pendeteksi sonar.

Kapal militer Inggris lain Type 23 yang berbasis di Portsmouth dan awaknya yang dilengkapi senjata anti-torpedo juga dalam posisi siap perang.

Tidak jelas apakah kapal perang Moskow itu sedang dalam perjalanan ke atau dari garis pantai Suriah.

"Sebagai unit kesiapan tinggi Angkatan Laut Kerajaan Inggris di perairan kami adalah perespons pertama," kata Komandan HMS St Albas, John Cromie.

"Aktivitas kami hari ini sebagai tanggapan atas berlalunya kapal perang Rusia di dekat Inggris yang menghasilkan interaksi yang hangat antara pelaut profesional berdasarkan konvensi yang diakui di laut," ujarnya.

"Kami selalu siap berdiri, sebagaimana yang tersisa dari armada untuk membela perairan dan Kedaulatan Inggris 24 jam sehari, 365 hari setahun," imbuh dia, seperti dikutip Daily Mirror, semalam (20/4/2018).

Kapal perang Moskow selama beberapa tahun terakhir sering melewati Selat Inggris ketika melakukan perjalanan ke atau kembali dari patroli pantai di lepas pantai Suriah.

Namun, ketegangan yang meningkat di antara kedua negara telah menyebabkan pengawalan yang lebih tegang terhadap kapal Angkatan Laut Rusia. Militer Moskow belum berkomentar atas intersepesi yang dilakukan kapal perang Inggris.
(mas)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Berita Terkini
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
14 menit yang lalu
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
58 menit yang lalu
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
3 jam yang lalu
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved