AS Puji Kesuksesan Arab Saudi Tangkal Aksi Terorisme
Senin, 15 Januari 2024 - 16:05 WIB
loading...
Arab Saudi sukses menangkal aksi terorisme karena penggunakan teknologi militer baru. Foto/Reuters
A
A
A
RIYADH - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) memuji upaya Kerajaan Arab Saudi dalam meningkatkan kriteria dan prosedur serta menggunakan teknologi dan alat terbaru di bidang keamanan, khususnya dalam memerangi terorisme dan pendanaan teroris.
Dalam laporan tahunannya mengenai pemberantasan terorisme pada 2022, Departemen Luar Negeri juga memuji Kerajaan Saudi karena meningkatkan keamanan dan kriteria internasional untuk paspor Saudi, memantau penyeberangan perbatasan dan daftar pelancong di penyeberangan darat, laut dan udara, memerangi teror dan ujaran kebencian.
Selain itu, AS juga memuji Saudi dalam merancang undang-undang yang mengkriminalisasi tindakan-tindakan tersebut, mendorong moderasi dan toleransi melalui lembaga-lembaga pemerintah dan non-pemerintah di Kerajaan, termasuk Pusat Global untuk Memerangi Ideologi Ekstremis (Etidal), Pusat Rehabilitasi, Pusat Perang Ideologi (IWC), dan Liga Dunia Muslim.
"Laporan tersebut juga menyoroti peran penting Arab Saudi di tingkat regional dan global dalam mendukung inisiatif di bidang pemberantasan terorisme dan pendanaan teroris serta narasi ekstremis melalui keanggotaan Kerajaan di G20, Forum Kontra-Terorisme Global, dan Kantor PBB untuk Urusan Luar Negeri, Penanggulangan Terorisme dan Koalisi Penanggulangan Terorisme Militer Islam," demikian laporan Saudi Press Agency (SPA).
Baca Juga: Takut dengan Houthi? Arab Saudi Minta AS dan Inggris Menahan Diri
Sementara itu, Arab Saudi semakin memperketat pendiriannya melawan radikalisme dan terorisme. Kerajaan Saudi baru-baru ini menjatuhkan hukuman mati terhadap tujuh orang yang dihukum karena tindakan teroris untuk menunjukkan bahwa respons terhadap kelompok radikal masih kuat.
Pihak berwenang Saudi dengan tegas menyatakan bahwa terorisme ini harus diberantas. Demi keamanan nasional dan untuk menjaga stabilitas besar yang dinikmati negara, yang sangat fokus untuk terus melaksanakan program keterbukaan sosial dan konsolidasi ekonomi yang telah dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam laporan tahunannya mengenai pemberantasan terorisme pada 2022, Departemen Luar Negeri juga memuji Kerajaan Saudi karena meningkatkan keamanan dan kriteria internasional untuk paspor Saudi, memantau penyeberangan perbatasan dan daftar pelancong di penyeberangan darat, laut dan udara, memerangi teror dan ujaran kebencian.
Selain itu, AS juga memuji Saudi dalam merancang undang-undang yang mengkriminalisasi tindakan-tindakan tersebut, mendorong moderasi dan toleransi melalui lembaga-lembaga pemerintah dan non-pemerintah di Kerajaan, termasuk Pusat Global untuk Memerangi Ideologi Ekstremis (Etidal), Pusat Rehabilitasi, Pusat Perang Ideologi (IWC), dan Liga Dunia Muslim.
"Laporan tersebut juga menyoroti peran penting Arab Saudi di tingkat regional dan global dalam mendukung inisiatif di bidang pemberantasan terorisme dan pendanaan teroris serta narasi ekstremis melalui keanggotaan Kerajaan di G20, Forum Kontra-Terorisme Global, dan Kantor PBB untuk Urusan Luar Negeri, Penanggulangan Terorisme dan Koalisi Penanggulangan Terorisme Militer Islam," demikian laporan Saudi Press Agency (SPA).
Baca Juga: Takut dengan Houthi? Arab Saudi Minta AS dan Inggris Menahan Diri
Sementara itu, Arab Saudi semakin memperketat pendiriannya melawan radikalisme dan terorisme. Kerajaan Saudi baru-baru ini menjatuhkan hukuman mati terhadap tujuh orang yang dihukum karena tindakan teroris untuk menunjukkan bahwa respons terhadap kelompok radikal masih kuat.
Pihak berwenang Saudi dengan tegas menyatakan bahwa terorisme ini harus diberantas. Demi keamanan nasional dan untuk menjaga stabilitas besar yang dinikmati negara, yang sangat fokus untuk terus melaksanakan program keterbukaan sosial dan konsolidasi ekonomi yang telah dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir.
Lihat Juga :