PM Prancis Tunjuk Pasangan Gay-nya sebagai Menteri Luar Negeri
Jum'at, 12 Januari 2024 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pendidikan. Attal menghabiskan 10 bulan sebagai juru bicara partainya Macron, yang saat itu bernama La Republique en Marche, pada tahun 2018, setelah meninggalkan Partai Sosialis dua tahun sebelumnya untuk mendukung kandidat tersebut dalam pencalonannya sebagai presiden.
Attal dan Sejourne meresmikan hubungan mereka dengan persatuan atau serikat sipil pada tahun 2017 dan mengumumkannya ke publik pada tahun berikutnya, ketika Attal menyatakan diri sebagai gay.
Pada bulan Oktober, Attal mengeklaim dalam pernyataan resmi mengenai konflik kepentingan kepada Otoritas Tinggi untuk Transparansi dalam Kehidupan Publik bahwa dia tidak memiliki pasangan, meskipun pasangan tersebut tidak pernah putus secara terbuka.
Sebagian besar liputan media tentang penunjukan tersebut sengaja menghindari penyebutan serikat sipil Sejourne dengan Attal.
Anggota lain yang masuk dalam kabinet Macron termasuk mantan Menteri Kehakiman Rachida Dati sebagai Menteri Kebudayaan. Sebagai seorang mantan anggota Parlemen dari partai konservatif Les Republicains, dia telah menjalani penyelidikan formal atas tuduhan korupsi sejak tahun 2021, meskipun dia membantah melakukan kesalahan.
Dati dituduh menerima €900.000 untuk melobi Parlemen Eropa dari produsen mobil Renault selama periode tiga tahun saat masih menjabat sebagai anggota Parlemen Eropa.
Attal dan Sejourne meresmikan hubungan mereka dengan persatuan atau serikat sipil pada tahun 2017 dan mengumumkannya ke publik pada tahun berikutnya, ketika Attal menyatakan diri sebagai gay.
Pada bulan Oktober, Attal mengeklaim dalam pernyataan resmi mengenai konflik kepentingan kepada Otoritas Tinggi untuk Transparansi dalam Kehidupan Publik bahwa dia tidak memiliki pasangan, meskipun pasangan tersebut tidak pernah putus secara terbuka.
Sebagian besar liputan media tentang penunjukan tersebut sengaja menghindari penyebutan serikat sipil Sejourne dengan Attal.
Anggota lain yang masuk dalam kabinet Macron termasuk mantan Menteri Kehakiman Rachida Dati sebagai Menteri Kebudayaan. Sebagai seorang mantan anggota Parlemen dari partai konservatif Les Republicains, dia telah menjalani penyelidikan formal atas tuduhan korupsi sejak tahun 2021, meskipun dia membantah melakukan kesalahan.
Dati dituduh menerima €900.000 untuk melobi Parlemen Eropa dari produsen mobil Renault selama periode tiga tahun saat masih menjabat sebagai anggota Parlemen Eropa.
Lihat Juga :