Kisah Daniel Ortega, Presiden Nikaragua yang Jadikan Istrinya sebagai Wapres
Kamis, 11 Januari 2024 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, situasi Nikaragua belum stabil. Itu menjadikan pemerintahan Ortega kurang optimal. Terbukti, dia kalah dari Violeta Chamorro pada pemilihan presiden berikutnya pada 1990.
Citra Ortega semakin memburuk menyusul perpecahan di internal kelompok Sandinista. Akibatnya, dia kembali kalah dalam pemilihan presiden 1995 dan 2001.
Kendati kalah berulang kali, Ortega kembali bangkit. Pada 2006, dia mulai melakukan perubahan, termasuk menjauhi akar komunisnya.
Ortega terpilih sebagai Presiden Nikaragua pada 2007. Pada kali kedua dirinya menjadi pemimpin, Ortega belajar dari masa lalu, khususnya terkait cara mengamankan kekuasaannya di masa mendatang.
Pada 2011, Ortega kembali menang pemilihan presiden. Waktu itu, hukum Nikaragua melarang seseorang untuk menjabat presiden selama tiga periode berturut-turut. Artinya, dia tidak bisa mencalonkan diri kembali pada pemilu berikutnya.
Namun, Ortega memiliki caranya sendiri. Mengutip Washington Post, sekutu Ortega yang bekerja di badan legislatif disebut telah mengubah aturan konstitusi sebelum jalannya pemilihan presiden tahun 2016.
Citra Ortega semakin memburuk menyusul perpecahan di internal kelompok Sandinista. Akibatnya, dia kembali kalah dalam pemilihan presiden 1995 dan 2001.
Kendati kalah berulang kali, Ortega kembali bangkit. Pada 2006, dia mulai melakukan perubahan, termasuk menjauhi akar komunisnya.
Ortega terpilih sebagai Presiden Nikaragua pada 2007. Pada kali kedua dirinya menjadi pemimpin, Ortega belajar dari masa lalu, khususnya terkait cara mengamankan kekuasaannya di masa mendatang.
Pada 2011, Ortega kembali menang pemilihan presiden. Waktu itu, hukum Nikaragua melarang seseorang untuk menjabat presiden selama tiga periode berturut-turut. Artinya, dia tidak bisa mencalonkan diri kembali pada pemilu berikutnya.
Namun, Ortega memiliki caranya sendiri. Mengutip Washington Post, sekutu Ortega yang bekerja di badan legislatif disebut telah mengubah aturan konstitusi sebelum jalannya pemilihan presiden tahun 2016.
Lihat Juga :