Keluarga Palestina Tinggal di Gua, Ini Pun Akan Dihancurkan Israel

Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:32 WIB
loading...
A A A
Amarneh mengatakan dia membayangkan bahwa sebagai formasi kuno dan alami, Israel tidak mungkin membantah bahwa gua itu dibangun secara ilegal, sementara Otoritas Palestina (PA) setuju untuk mendaftarkan tanah itu atas namanya.

Amarneh, yang memiliki keterampilan tukang yang cukup, menutup pintu masuk gua dengan dinding batu dan memasang pintu kayu di tengahnya. Dia membuat dapur, ruang tamu, dan area tidur untuk dirinya sendiri, istrinya yang sedang hamil, dan putri kecil mereka. Bahkan ada penginapan untuk tamu.

Dia mengatakan kepada AFP bahwa dia telah tinggal di sana selama satu setengah tahun, tetapi menerima pemberitahuan pembongkaran dari otoritas Israel pada Juli, bersama dengan 20 keluarga Palestina lainnya di Farasin.

Cabang militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di Tepi Barat, COGAT, mengatakan kepada AFP bahwa pemberitahuan pembongkaran diberikan ke beberapa tempat tinggal Farasin karena "struktur yang dibangun secara ilegal, tanpa izin dan persetujuan yang diperlukan".

Amarneh mengatakan kepada AFP bahwa dia terkejut mengetahui bahwa dia telah membangun sesuatu secara ilegal. “Saya tidak membuat gua. Itu sudah ada sejak zaman dahulu," katanya sambil menggendong putrinya yang masih kecil.

“Saya tidak mengerti bagaimana mereka dapat mencegah saya tinggal di gua. Binatang hidup di dalam gua dan tidak disingkirkan. Jadi, biarkan mereka memperlakukan saya seperti binatang dan biarkan saya tinggal di dalam gua."

Kepala dewan lokal, Mahmud Ahmad Nasser mengatakan penduduk Arab mendirikan desa Farasin pada 1920. Desa itu ditinggalkan selama Perang Enam Hari 1967, tahun pendudukan Israel di Tepi Barat dimulai.

Namun sejak 1980-an, bekas warga desa itu mulai kembali ke daerah tersebut. Nasser menyebutkan populasinya saat ini sekitar 200 jiwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved