Thermo Fisher Berhenti Jual Peralatan DNA di Tibet Terkait Dugaan Pelanggaran HAM

Senin, 08 Januari 2024 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Pada 2022, The Intercept melaporkan bahwa polisi Tibet menandatangani kesepakatan untuk membeli peralatan profil DNA senilai lebih dari USD160.000 dari Thermo Fisher. Secara terpisah, Human Rights Watch (HRW) melaporkan bahwa pengumpulan DNA massal terjadi di seluruh Tibet, termasuk dari anak laki-laki berusia lima tahun.

Citizen Lab, sebuah lembaga penelitian di Universitas Toronto, memperkirakan antara 2016 hingga 2022, sepertiga penduduk Tibet memberikan sampel DNA kepada polisi.

Pengumpulan DNA


Di tahun 2019, Thermo Fisher mengatakan akan berhenti menjual perangkat DNA-nya di Xinjiang dengan alasan kode etiknya. Bulan lalu, The Guardian mengungkapkan bahwa makalah akademis yang diterbitkan pada 2019 yang mengevaluasi teknologi pengurutan genetik Thermo Fisher pada minoritas di Xinjiang telah ditarik kembali karena kekhawatiran bahwa sampel DNA tidak diperoleh dengan persetujuan yang tepat. Studi ini dilakukan oleh peneliti universitas, bukan ilmuwan Thermo Fisher sendiri.

Para pegiat mengatakan pengambilan sampel DNA di Tibet juga harus diteliti dengan cermat. Warga Tibet dipantau "terus-menerus”, kata Tenzin Rabga Tashi, aktivis Free Tibet, sebuah LSM yang berbasis di London. Dia mengatakan peralatan tersebut akan meningkatkan kemampuan pemerintah China untuk mengawasi penduduk lokal.

Menanggapi keputusan Thermo Fisher pada Kamis lalu, Global Times—sebuah tabloid media pemerintah China—melaporkan narasi bahwa pemerintah China mengumpulkan data DNA di Xizang (Tibet) untuk pengawasan muncul begitu saja. “Mengumpulkan data DNA di China telah menjadi pendekatan efektif bagi badan keamanan publik untuk melacak anak-anak yang hilang dan memerangi perdagangan manusia,” tulis Global Times.

Thermo Fisher mengatakan penjualannya di Tibet konsisten dengan penyelidikan forensik rutin di wilayah sebesar itu, dan bahwa teknologi identifikasi manusianya digunakan untuk aplikasi forensik yang penting, mulai dari melacak penjahat, hingga menghentikan perdagangan manusia dan membebaskan tersangka yang dijerat secara tidak adil. Mereka tidak merinci alasan penghentian penjualan ke Tibet.

Joshua Brockwell, direktur komunikasi investasi untuk Azzad Asset Management, mengatakan: "Sebagai investor yang berhati nurani, Azzad senang bahwa seruan kami kepada Thermo Fisher untuk membuat pilihan yang tepat dan membantu mengakhiri penindasan biometrik sebagai alat pengawasan otoriter China telah diperhatikan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
4 Ciri Orang Memiliki...
4 Ciri Orang Memiliki Khodam, Benarkah Bisa Dikenali?
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
Lebih dari 200 Peralatan...
Lebih dari 200 Peralatan Militer Israel Dihancurkan Hamas di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved