Brigade Jenin Jebak Tentara Israel yang Membuat Kesalahan Fatal
Minggu, 07 Januari 2024 - 18:57 WIB
loading...
Brigade Jenin menjebak tentara Israel yang melakukan kesalahan fatal. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Pejuang perlawanan di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki mengatakan pasukan rezim Israel telah “membuat kesalahan” dengan meremehkan kesiapan tempur Brigade Jenin.
Brigade Jenin, yang berafiliasi dengan Brigade al-Quds, sayap bersenjata gerakan perlawanan Jihad Islam Palestina, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (7/1/2024) bahwa para pejuangnya berhasil menjebak kendaraan pendudukan yang menyerang kamp Jenin dalam “penyergapan yang berapi-api” dengan meledakkan beberapa bahan peledak berturut-turut yang diikuti dengan tembakan langsung dan intens.
Pernyataan itu mengatakan operasi tersebut menyebabkan kematian dan cedera dalam jumlah yang tidak ditentukan di antara pasukan pendudukan.
Brigade Jenin menekankan bahwa penyergapan Palestina memaksa tentara Israel untuk meminta bala bantuan tambahan dan menyerukan pesawat tempur dan pesawat pengintai untuk mengevakuasi mereka yang terluka dan tewas.
“Hal ini mendorong mereka, seperti biasa, untuk melampiaskan api kebencian dan kegilaan mereka kepada rakyat dan warga sipil kami, menargetkan kelompok besar dari keluarga As'ous yang berperang, yang menyebabkan matinya enam orang di jalan menuju pembebasan al-Quds," demikian pernyataan Brigade Jenin, dilansir Press TV.
Brigade tersebut menggarisbawahi bahwa tindakan agresi berdarah rezim Israel akan memperkuat tekad perlawanan Palestina.
Brigade Jenin, yang berafiliasi dengan Brigade al-Quds, sayap bersenjata gerakan perlawanan Jihad Islam Palestina, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu (7/1/2024) bahwa para pejuangnya berhasil menjebak kendaraan pendudukan yang menyerang kamp Jenin dalam “penyergapan yang berapi-api” dengan meledakkan beberapa bahan peledak berturut-turut yang diikuti dengan tembakan langsung dan intens.
Pernyataan itu mengatakan operasi tersebut menyebabkan kematian dan cedera dalam jumlah yang tidak ditentukan di antara pasukan pendudukan.
Brigade Jenin menekankan bahwa penyergapan Palestina memaksa tentara Israel untuk meminta bala bantuan tambahan dan menyerukan pesawat tempur dan pesawat pengintai untuk mengevakuasi mereka yang terluka dan tewas.
“Hal ini mendorong mereka, seperti biasa, untuk melampiaskan api kebencian dan kegilaan mereka kepada rakyat dan warga sipil kami, menargetkan kelompok besar dari keluarga As'ous yang berperang, yang menyebabkan matinya enam orang di jalan menuju pembebasan al-Quds," demikian pernyataan Brigade Jenin, dilansir Press TV.
Brigade tersebut menggarisbawahi bahwa tindakan agresi berdarah rezim Israel akan memperkuat tekad perlawanan Palestina.
Lihat Juga :