3 Jet Tempur Canggih Buatan AS yang Digunakan Israel Mengebom Brutal Gaza
Minggu, 07 Januari 2024 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Desainnya didasarkan pada F-15E Strike Eagle namun lebih besar dan mampu membawa lebih banyak senjata.
F-15 juga memiliki jangkauan yang lebih jauh dibandingkan dua jet tempur lainnya yang membentuk armada udara Israel, itulah sebabnya IAF menyebut F-15I sebagai "pesawat strategis".
“Pada akhirnya, ketika kita ingin mencapai jarak jauh dengan sedikit pesawat dan banyak senjata—F-15I lah yang menang,” kata seorang kepala cabang pesawat tempur Israel, yang dilansir Business Insider, Minggu (7/1/2024).
F-15I Ra'am adalah pesawat tempur udara multi-peran, meskipun sebagian besar digunakan untuk serangan darat karena Hamas tidak memiliki pertahanan udara dan rudal yang diperlukan untuk mengancam pesawat Israel.
Hamas dan sekutunya telah mencoba menyerang balik dengan rudal darat ke udara, drone, dan taktik tabrak lari yang mengandalkan terowongan.
F-16I Sufa merupakan jet tempur yang mengalami beberapa modifikasi khusus Israel, menjadikannya aset penting bagi IAF.
Menurut laporan National Interest, jet tempur ini dilengkapi dengan tangki bahan bakar konformal untuk meningkatkan kapasitas bahan bakarnya, sehingga stasiun penyimpanan dalam sayap dapat digunakan untuk penyimpanan senjata tambahan dibandingkan tangki eksternal.
F-16I Sufa juga dilengkapi sistem peperangan elektronik dan avionik yang lebih canggih, termasuk sistem umpan untuk melindunginya dari pertempuran udara-ke-udara.
Jet tempur ini telah mengambil bagian dalam serangan terhadap jaringan terowongan bawah tanah Hamas dan beberapa gudang senjata di Gaza.
Sebagai operator F-16 terbesar di luar AS, Israel menggunakan armada pesawat tempur tersebut dalam perang udara di Gaza. F-16 merupakan pesawat tempur multiperan yang dirancang untuk pertempuran udara-ke-udara dan udara-ke-darat, seperti F-15.
F-16, seperti pesawat tempur lainnya, berperan dalam misi serangan dengan rudal dan bom, termasuk "bom bodoh” yang merupakan bagian besar dari serangan udara Zionis Israel.
F-15 juga memiliki jangkauan yang lebih jauh dibandingkan dua jet tempur lainnya yang membentuk armada udara Israel, itulah sebabnya IAF menyebut F-15I sebagai "pesawat strategis".
“Pada akhirnya, ketika kita ingin mencapai jarak jauh dengan sedikit pesawat dan banyak senjata—F-15I lah yang menang,” kata seorang kepala cabang pesawat tempur Israel, yang dilansir Business Insider, Minggu (7/1/2024).
F-15I Ra'am adalah pesawat tempur udara multi-peran, meskipun sebagian besar digunakan untuk serangan darat karena Hamas tidak memiliki pertahanan udara dan rudal yang diperlukan untuk mengancam pesawat Israel.
Hamas dan sekutunya telah mencoba menyerang balik dengan rudal darat ke udara, drone, dan taktik tabrak lari yang mengandalkan terowongan.
2. Jet Tempur F-16I Sufa
F-16I Sufa merupakan jet tempur yang mengalami beberapa modifikasi khusus Israel, menjadikannya aset penting bagi IAF.
Menurut laporan National Interest, jet tempur ini dilengkapi dengan tangki bahan bakar konformal untuk meningkatkan kapasitas bahan bakarnya, sehingga stasiun penyimpanan dalam sayap dapat digunakan untuk penyimpanan senjata tambahan dibandingkan tangki eksternal.
F-16I Sufa juga dilengkapi sistem peperangan elektronik dan avionik yang lebih canggih, termasuk sistem umpan untuk melindunginya dari pertempuran udara-ke-udara.
Jet tempur ini telah mengambil bagian dalam serangan terhadap jaringan terowongan bawah tanah Hamas dan beberapa gudang senjata di Gaza.
Sebagai operator F-16 terbesar di luar AS, Israel menggunakan armada pesawat tempur tersebut dalam perang udara di Gaza. F-16 merupakan pesawat tempur multiperan yang dirancang untuk pertempuran udara-ke-udara dan udara-ke-darat, seperti F-15.
F-16, seperti pesawat tempur lainnya, berperan dalam misi serangan dengan rudal dan bom, termasuk "bom bodoh” yang merupakan bagian besar dari serangan udara Zionis Israel.
Lihat Juga :