Pemimpin Skotlandia Tegaskan Israel Lakukan Pembersihan Etnis Palestina

Minggu, 07 Januari 2024 - 11:01 WIB
loading...
A A A
Usulan Smotrich dan Ben-Gvir ditolak Kementerian Luar Negeri Inggris dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), yang menyebutnya “menghasut dan tidak bertanggung jawab.”

Baca juga: 12.500 Tentara Israel Cacat akibat Perang di Jalur Gaza

Yousaf, yang memimpin Partai Nasional Skotlandia, adalah satu-satunya pemimpin partai politik di Inggris yang menyebut Israel melakukan “pembersihan etnis,” pernyataan yang lebih sering dilontarkan pejabat Palestina dan negara-negara Arab tetangga Israel.

Yousaf, yang keluarga istrinya tinggal di Gaza, meminta pemerintah Inggris “menjelaskan bahwa tidak hanya harus ada gencatan senjata segera…tetapi mereka juga harus menjelaskan kepada sekutu terpercaya mereka dan pemerintah Israel bahwa mereka akan diminta mempertanggungjawabkan setiap pelanggaran hukum internasional.”

Yousaf mendukung keputusan Afrika Selatan baru-baru ini yang menuntut Israel atas “genosida” di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag.

Meskipun pemerintah Israel menyebut gugatan Afrika Selatan “tidak berdasar” dan menuduh masyarakat Afrika Selatan anti-Semitisme, Yousaf mengatakan pengadilan harus “menyelidiki potensi pelanggaran hukum humaniter, potensi kejahatan perang yang telah dilakukan, dan semua yang mengarah genosida.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved