Turki Serukan Gencatan Senjata di Gaza Saat Kunjungan Blinken

Minggu, 07 Januari 2024 - 05:01 WIB
loading...
Turki Serukan Gencatan...
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan bertemu Menlu AS Antony Blinken di Istanbul, Turki, 6 Januari 2024. Foto/AP
A A A
ANKARA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza selama pembicaraan dengan Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pada Sabtu (6/1/2024).

Kabar itu diungkap sumber diplomatik kepada Sputnik. Blinken memulai perjalanan ke Timur Tengah pada Kamis untuk menyoroti pentingnya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Blinken juga mengadakan pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah pembicaraan dengan Fidan.

“Para menteri menilai tragedi kemanusiaan yang sedang terjadi di Jalur Gaza. Fidan mencatat ancaman terhadap seluruh wilayah yang ditimbulkan oleh intensifnya serangan Israel dan menyerukan gencatan senjata segera untuk memastikan pasokan bantuan kemanusiaan tidak terputus. Dia juga menyerukan dimulainya perundingan lebih awal untuk mencapai tujuan solusi dua negara," papar sumber itu.

Selain itu, para menteri juga membahas perundingan antara Azerbaijan dan Armenia, situasi di Suriah dan Irak, serta isu-isu regional lainnya.

Pada Desember, Erdogan mengatakan dia telah membahas situasi di Jalur Gaza dengan Presiden AS Joe Biden dan mendesak Washington melakukan intervensi.

Fidan dan Blinken juga membahas upaya Ankara melanjutkan Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam, menurut sumber itu.

“Menteri Fidan mengatakan Ankara tidak ingin melihat ketegangan di kawasan Laut Hitam dan menyebutkan upaya memastikan transportasi yang aman produk makanan yang diproduksi di Rusia dan Ukraina ke pasar global,” ungkap sumber tersebut.

Baca juga: Mengapa Negara-Negara Anggota Baru BRICS Mayoritas Muslim?

Pada saat yang sama, menteri luar negeri Turki mengatakan kepada rekannya bahwa Ankara sedang menunggu selesainya proses pengadaan F-16, menurut sumber itu.

Pada April 2021, AS mengecualikan Turki dari program F-35 setelah Ankara membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

Erdogan mengatakan pada akhir tahun itu bahwa Washington telah menawarkan agar Ankara membeli jet F-16, satu generasi di belakang F-35.

Namun, kesepakatan tersebut memerlukan persetujuan dari Kongres AS, dan banyak anggota parlemen yang sangat menentang inisiatif tersebut, khususnya karena posisi Turki dalam upaya Swedia untuk menjadi anggota NATO.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved