AS: Rusia Gunakan Rudal Balistik Korea Utara untuk Gempur Ukraina
Sabtu, 06 Januari 2024 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Inggris mengatakan pihaknya mengutuk keras penggunaan rudal balistik yang bersumber dari Korea Utara di Ukraina oleh Rusia.
“Korea Utara tunduk pada rezim sanksi yang kuat, dan kami akan terus bekerja sama dengan mitra kami untuk memastikan bahwa Korea Utara membayar harga yang mahal karena mendukung perang ilegal Rusia di Ukraina,” kata juru bicara Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris, seperti dikutip BBC, Sabtu (6/1/2024).
Dalam pengarahannya, Kirby juga mendesak Kongres AS untuk menyetujui pendanaan tambahan AS untuk Ukraina tanpa penundaan.
“Respons paling efektif terhadap kekerasan mengerikan yang dilakukan Rusia terhadap rakyat Ukraina adalah dengan terus memberikan Ukraina kemampuan pertahanan udara yang penting dan jenis peralatan militer lainnya,” katanya.
“Iran dan DPRK [Korea Utara] mendukung Rusia. Ukraina berhak mengetahui bahwa rakyat Amerika dan pemerintah akan terus mendukung mereka.”
Paket bantuan militer AS terakhir ke Ukraina, senilai sekitar USD250 juta telah disetujui oleh Gedung Putih pada 27 Desember.
Pembicaraan mengenai pendanaan lebih lanjut terhenti di Kongres karena kurangnya dukungan di kalangan Partai Republik, yang bersikeras bahwa tindakan keamanan yang lebih ketat di perbatasan AS-Meksiko harus menjadi bagian dari kesepakatan bantuan militer.
Ukraina telah memperingatkan bahwa upaya perang dan keuangan negaranya terancam jika bantuan Barat tidak segera diberikan.
“Korea Utara tunduk pada rezim sanksi yang kuat, dan kami akan terus bekerja sama dengan mitra kami untuk memastikan bahwa Korea Utara membayar harga yang mahal karena mendukung perang ilegal Rusia di Ukraina,” kata juru bicara Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris, seperti dikutip BBC, Sabtu (6/1/2024).
Dalam pengarahannya, Kirby juga mendesak Kongres AS untuk menyetujui pendanaan tambahan AS untuk Ukraina tanpa penundaan.
“Respons paling efektif terhadap kekerasan mengerikan yang dilakukan Rusia terhadap rakyat Ukraina adalah dengan terus memberikan Ukraina kemampuan pertahanan udara yang penting dan jenis peralatan militer lainnya,” katanya.
“Iran dan DPRK [Korea Utara] mendukung Rusia. Ukraina berhak mengetahui bahwa rakyat Amerika dan pemerintah akan terus mendukung mereka.”
Paket bantuan militer AS terakhir ke Ukraina, senilai sekitar USD250 juta telah disetujui oleh Gedung Putih pada 27 Desember.
Pembicaraan mengenai pendanaan lebih lanjut terhenti di Kongres karena kurangnya dukungan di kalangan Partai Republik, yang bersikeras bahwa tindakan keamanan yang lebih ketat di perbatasan AS-Meksiko harus menjadi bagian dari kesepakatan bantuan militer.
Ukraina telah memperingatkan bahwa upaya perang dan keuangan negaranya terancam jika bantuan Barat tidak segera diberikan.
(mas)
Lihat Juga :