AS Diam-diam Perpanjang Perjanjian Pangkalan Militer dengan Qatar
Kamis, 04 Januari 2024 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat di Doha menanggapi kritik tersebut dengan mengingatkan kelompok bersenjata Palestina Hamas hanya diizinkan membuka kantor politik di Qatar pada tahun 2012 atas perintah Presiden AS saat itu Barack Obama.
Menurut laporan tersebut, perluasan kehadiran pasukan Amerika di Al Udeid “menyoroti ketergantungan Washington pada negara kecil di Teluk,” yang memainkan peran penting dalam memediasi pembebasan tawanan Amerika yang ditahan Hamas.
Baca juga: Hizbullah Lebanon Tidak Takut Perang Lawan Israel
Washington mendukung Israel di tengah operasi militernya di Gaza, yang diluncurkan setelah serangan Hamas pada 7 Oktober di negara tersebut yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan 240 lainnya disandera.
Namun, Presiden AS Joe Biden mengkritik pasukan Israel atas pemboman “tanpa pandang bulu” di daerah kantong Palestina, dengan mengatakan negara Yahudi tersebut berisiko kehilangan dukungan internasional atas kebijakan tersebut.
Menurut laporan tersebut, perluasan kehadiran pasukan Amerika di Al Udeid “menyoroti ketergantungan Washington pada negara kecil di Teluk,” yang memainkan peran penting dalam memediasi pembebasan tawanan Amerika yang ditahan Hamas.
Baca juga: Hizbullah Lebanon Tidak Takut Perang Lawan Israel
Washington mendukung Israel di tengah operasi militernya di Gaza, yang diluncurkan setelah serangan Hamas pada 7 Oktober di negara tersebut yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan 240 lainnya disandera.
Namun, Presiden AS Joe Biden mengkritik pasukan Israel atas pemboman “tanpa pandang bulu” di daerah kantong Palestina, dengan mengatakan negara Yahudi tersebut berisiko kehilangan dukungan internasional atas kebijakan tersebut.
Lihat Juga :