1.600 Tentara Israel Menderita Stres akibat Perang Melawan Hamas di Gaza

Rabu, 03 Januari 2024 - 14:28 WIB
loading...
1.600 Tentara Israel...
Sekitar 1.600 menderita stres akibat perang melawan Hamas di Jalur Gaza, Palestina. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Sekitar 1.600 tentara Israel menderita gejala stres akibat perang melawan Hamas di Jalur Gaza, Palestina. Data ini diungkap situs berita setempat, Walla, pada hari Selasa (2/1/2024).

Laporan itu muncul ketika sistem kesehatan mental Israel sedang menghadapi kehancuran.

Gara-gara menderita stres, sekitar 250 tentara terpaksa diberhentikan dari dinas.

"Gejala reaksi stres pertempuran telah muncul pada setidaknya 1.600 tentara Israel sejak dimulainya operasi darat di Jalur Gaza sekitardua bulan lalu," bunyi laporan Walla, yang dilansir PalestineChronicle, Rabu (3/1/2024).

Baca Juga: Hamas: Perang Gaza Memberikan Pelajaran yang Tak Terlupakan bagi Israel

"Gejalanya dapat muncul selama atau setelah aktivitas, dan tentara dapat merasakan, antara lain, detak jantung yang cepat, berkeringat,peningkatan tekanan darah secara tiba-tiba, tubuh gemetar yang tidak terkendali, kebingungan, dan ketidakmampuan untuk bergerak," lanjut laporan tersebut.

"Jika gejala tersebut berlanjut selama lebih dari empat minggu, kondisi prajurit tersebut dapat memburuk menjadi gangguan stres pasca-trauma yang parah," sambung laporan Walla.

"Sekitar 250 tentara diberhentikan dari dinas karena gejala reaksi stres tempur yang terus-menerus.”

Selain kondisi buruk yang diderita ribuan tentara Israel, permintaan akan layanan kesehatan mental telah meningkat karena perang Gaza dansistem tersebut menghadapi kehancuran, menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh surat kabar Haaretz.

Menurut Haaretz, situasi ini menjadi lebih buruk lagi karena puluhan psikiater yang bekerja di sistem kesehatan mental masyarakat Israelbaru-baru ini berangkat ke Inggris.

"Sistem ini kekurangan sekitar 400 psikiater," kata Dr ShmuelHirschmann, Ketua Forum Direktur Pusat Kesehatan Mental.

Forum tersebut, menurut laporan Haaretz, telah menulis surat kepadapengawas keuangan negara Israel pada Kamis pekan lalu untuk mengatasimasalah ini.

“Kami menemui Anda dalam keputusasaan mengenai situasi sulit sistemkesehatan mental di Israel,” bunyi surat tersebut.

“Peristiwa tanggal 7 Oktober mengakibatkan sekitar 300.000 pasientambahan yang memerlukan perawatan oleh seorang profesional terlatih,” lanjut surat tersebut.

"Belum diketahui berapa banyak dari mereka yang berperang di JalurGaza akan menderita trauma pasca-perang."

Militer Israel tanpa henti menargetkan Jalur Gaza sejak 7 Oktober.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 22.185 warga Palestina telahterbunuh, dan 57.053 lainnya terluka dalam genosida Israel yangsedang berlangsung sejak 7 Oktober.

Perkiraan Palestina dan komunitas internasional menyebutkan bahwamayoritas dari mereka yang terbunuh dan terluka adalah perempuan dan anak-anak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved