Tak Ada Korban WNI dalam Tabrakan Dahsyat Japan Airlines vs Pesawat Coast Guard Jepang
Rabu, 03 Januari 2024 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Pesawat JAL tersebut adalah Airbus A-350 yang terbang dari bandara Shin Chitose, dekat kota Sapporo, menuju Haneda.
Juru bicara Coast Guard Yoshinori Yanagishima mengatakan pesawatmilik lembaga tersebut yang bertabrakan adalah MA-722, sebuahBombardier Dash-8.
“Saya merasakan ledakan seperti kami menabrak sesuatu dan tersentak ke atas saat kami mendarat,” kata seorang penumpang penerbangan JapanAirlines kepada kantor berita Kyodo.
"Saya melihat percikan api di luar jendela dan kabin dipenuhi gas dan asap."
Anton Deibe (17), yang merupakan penumpang pesawat Japan Airlines,mengatakan kepada surat kabar Swedia; Aftonbladet: "Seluruh kabin dipenuhi asap dalam beberapa menit. Kami menjatuhkan diri ke lantai. Kemudian pintu darurat dibuka dan kami melemparkan diri kami ke arah mereka."
"Asap di dalam kabin sangat menyengat. Sungguh neraka. Kami tidak tahu ke mana kami akan pergi, jadi kami langsung lari ke lapangan. Terjadi kekacauan," imbuh Deibe, yang bepergian bersama orang tua dan saudara perempuannya.
Penumpang lain menggambarkan pemandangan kacau di dalam pesawat.
"Asap mulai memenuhi pesawat, dan saya berpikir, 'ini bisa sangatburuk'," kata seorang penumpang pria dewasa kepada wartawan dibandara.
Juru bicara Coast Guard Yoshinori Yanagishima mengatakan pesawatmilik lembaga tersebut yang bertabrakan adalah MA-722, sebuahBombardier Dash-8.
“Saya merasakan ledakan seperti kami menabrak sesuatu dan tersentak ke atas saat kami mendarat,” kata seorang penumpang penerbangan JapanAirlines kepada kantor berita Kyodo.
"Saya melihat percikan api di luar jendela dan kabin dipenuhi gas dan asap."
Anton Deibe (17), yang merupakan penumpang pesawat Japan Airlines,mengatakan kepada surat kabar Swedia; Aftonbladet: "Seluruh kabin dipenuhi asap dalam beberapa menit. Kami menjatuhkan diri ke lantai. Kemudian pintu darurat dibuka dan kami melemparkan diri kami ke arah mereka."
"Asap di dalam kabin sangat menyengat. Sungguh neraka. Kami tidak tahu ke mana kami akan pergi, jadi kami langsung lari ke lapangan. Terjadi kekacauan," imbuh Deibe, yang bepergian bersama orang tua dan saudara perempuannya.
Penumpang lain menggambarkan pemandangan kacau di dalam pesawat.
"Asap mulai memenuhi pesawat, dan saya berpikir, 'ini bisa sangatburuk'," kata seorang penumpang pria dewasa kepada wartawan dibandara.
Lihat Juga :