Ledakan Beirut Renggut Gadis 3 Tahun dari Pelukan Ibunya, Tewas usai 3 Hari Terluka
Senin, 10 Agustus 2020 - 16:39 WIB
loading...
A
A
A
"Dia mencoba untuk menutupi Alexandra (Naggear), dia menggendong putrinya dan mencoba untuk menutupi dia," kata Awwad.
"Tapi tekanan ledakan itu begitu kuat dan dia tidak bisa menahannya dan mereka terbang ke dalam rumah," ujarnya, yang dilansir Senin (10/8/2020).
Awwad yakin gadis kecil itu terbentur kepalanya ke piano atau pun pintu. Orangtuanya bergegas membawanya ke rumah sakit.
Dia menambahkan setelah kejadian itu Nyonya Naggear, 33, berteriak di telepon kepadanya bahwa dia yakin putri kecilnya telah meninggal.
Alexandra Naggear mengalami patah tulang rusuk dan membutuhkan selusin jahitan di wajahnya.
Ledakan di Beirut menewaskan 220 orang dan melukai sekitar 7.000 orang lainnya. Ledakan terjadi setelah kebakaran melanda sebuah gudang yang menyimpan 2.750 ton amonium nitrat, bahan kimia yang digunakan dalam bom dan pupuk.
"Tapi tekanan ledakan itu begitu kuat dan dia tidak bisa menahannya dan mereka terbang ke dalam rumah," ujarnya, yang dilansir Senin (10/8/2020).
Awwad yakin gadis kecil itu terbentur kepalanya ke piano atau pun pintu. Orangtuanya bergegas membawanya ke rumah sakit.
Dia menambahkan setelah kejadian itu Nyonya Naggear, 33, berteriak di telepon kepadanya bahwa dia yakin putri kecilnya telah meninggal.
Alexandra Naggear mengalami patah tulang rusuk dan membutuhkan selusin jahitan di wajahnya.
Ledakan di Beirut menewaskan 220 orang dan melukai sekitar 7.000 orang lainnya. Ledakan terjadi setelah kebakaran melanda sebuah gudang yang menyimpan 2.750 ton amonium nitrat, bahan kimia yang digunakan dalam bom dan pupuk.
Lihat Juga :