Kemlu RI: Pelaku Penyiksaan TKI di Hong Kong Behasil Ditangkap

Jum'at, 02 Maret 2018 - 15:18 WIB
Kemlu RI: Pelaku Penyiksaan...
Kemlu RI: Pelaku Penyiksaan TKI di Hong Kong Behasil Ditangkap
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia angkat bicara mengenai sebuah tayangan video live di Facebook menunjukkan seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong dipukuli dan diancam dibunuh oleh majikannya. Kemlu RI menuturkan, majikan dari TKI tersebut saat ini sudah diamankan oleh otoritas keamanan Hong Kong.

Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan, pihak Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Hong Kong langsung bergerak setelah mendapatkan informasi adanya penyiksaan TKI tersebut.

"Segera setelah mendapat info tersebut dari seorang rekan korban, KJRI berkoordinasi dengan kepolisian Hong Kong. Tadi malam, pelaku, nenek berusia 79, tahun sudah ditahan dengan tuduhan penyiksaan dan ancaman pembunuhan. KJRI terus memonitor kasus ini dan memberikan pendampingan kepada korban," kata Iqbal pada Jumat (2/3).

Sebelumnya diwartakan, dalam video yang telah viral itu, sang majikan meneriaki pembantu rumah tangga tersebut dengan sebutan “anjing”. Video itu diunggah di halaman Facebook Time News International. Di awal video, TKI itu mengatakan; ”Untuk hal-hal kecil Anda selalu masuk (ke kamar saya) seperti ini.”

Keluhan itu membuat majikan tersinggung. Korban lantas terdengar mengucapkan beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia. ”Ya Tuhan, saya dipecat. Saya tidak menerima dia berbicara seperti itu kepada saya,” kata TKI tersebut berulang kali.

Ucapan itu sebagai respons karena sang majikan mengumpat kasar dengan bahasa China, termasuk meneriakinya dengan kata-kata tak pantas. Majikan yang seorang wanita tuaitu tidak suka mendengar korban berbicara dengan bahasa Indonesia.

Adegan kekerasan berlanjut dengan upaya majikan menyeret pembantu rumah tangga itu dari tempat tidur, menyuruhnya pergi, dan bahkan mengancam akan membunuhnya. Ancaman itu dijawab korban dengan ucapan; ”Bunuh saya saat ini”.

Identitas pelaku kekerasan juga belum diketahui. Tak jelas apa yang memicu TKI itu diserang.

Video kekerasan ini telah ditonton lebih dari800.000kali dalam waktu 24 jam. Banyak komentator merespons dengan komentar marah dalam bahasa Indonesia dan Tagalog. Mereka menyerukan agar polisi menyelidiki kekerasan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
1 jam yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
2 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
3 jam yang lalu
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
4 jam yang lalu
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
5 jam yang lalu
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved