5 Negara Arab yang Menjadi Musuh Houthi Yaman, Nomor 2 Gabung Koalisi AS

Rabu, 27 Desember 2023 - 15:20 WIB
loading...
5 Negara Arab yang Menjadi...
Houthi memiliki banyak musuh di kalangan negara-negara Arab. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Ada sejumlah negara Arab yang diketahui menjadi musuh Houthi Yaman . Salah satunya adalah Arab Saudi.

Pada riwayatnya, kemunculan pemberontak Houthi mungkin hanya sebatas masalah internal negara Yaman. Namun, seiring waktu cakupan konfliknya mulai meluas setelah keterlibatan negara-negara tetangganya di jazirah Arab.

Menyikapi tindakan tersebut, kelompok Houthi pun tak tinggal diam. Mereka juga turut menjadikan negara-negara tadi sebagai musuhnya.

Negara Arab yang Jadi Musuh Houthi Yaman

1. Arab Saudi

Arab Saudi menjadi salah satu musuh utama kelompok Houthi. Sepanjang riwayatnya, mereka telah terlibat berbagai pertempuran sengit yang memakan korban jiwa di masing-masing pihaknya.

Mengutip laman Wilson Center, Arab Saudi pernah memimpin sebuah koalisi negara Arab yang mendukung pemerintahan Yaman dalam melawan kelompok Houthi. Hal inilah yang menjadikan Houthi juga menyematkan Arab Saudi dalam daftar musuhnya.

Salah satu pertempuran besar antara Arab Saudi dan Houthi pernah terjadi pada Maret 2015. Waktu itu, koalisi negara Arab melancarkan serangan udara ke basis Houthi di Yaman.

Pada 2017, Houthi juga pernah menembakkan rudal balistik ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Untungnya, serangan tersebut berhasil dihalau sistem pertahanan udara Arab Saudi.

2. Bahrain

Bahrain menjadi negara Arab pertama yang bergabung dengan koalisi AS untuk melawan Houthi di Laut Merah. Melihat ke belakang, mereka juga pernah mengambil bagian dalam intervensi militer Yaman yang dipimpin Arab Saudi pada 2015 lalu.

Sebagaimana Arab Saudi, Bahrain mendukung pemerintahan Yaman yang anti Houthi. Tak hanya itu, Bahrain juga memiliki kepentingan lain di Laut Merah, sehingga memutuskan bergabung dengan koalisi AS melawan Houthi.

Baca Juga: 7 Kesalahan Fatal Tentara Israel dalam Menggunaan AI untuk Melawan Hamas

3. Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab adalah anggota koalisi negara Arab yang dipimpin Arab Saudi untuk menumpas Houthi. Pada intervensi militernya, koalisi ini berdalih ingin memulihkan pemerintahan Yaman yang secara sah diakui dunia internasional.

Mengutip Al Jazeera, Houthi juga sering bertempur dengan pasukan Uni Emirat Arab. Mereka tak segan untuk melancarkan serangan berupa drone hingga rudal ke tempat-tempat strategis di Uni Emirat Arab.

Tak hanya itu, beberapa kali Houthi juga membajak kapal berbendera UEA di Laut Merah. Mereka mengklaim bahwa kapal tersebut membawa pasokan persenjataan militer, sehingga dirasa membahayakan.

4. Yordania

Yordania juga pernah bergabung dalam operasi anti-Houthi di Yaman pada 2015. Menurut laporan Jordan Times, tindakan tersebut merupakan hal penting demi menjaga keamanan nasional.

Lebih jauh, Yordania mendukung koalisi yang dipimpin Arab Saudi. Sasarannya jelas adalah Houthi untuk menjaga keamanan dan ketertiban dunia Arab.

5. Yaman

Sebagai informasi, Houthi awalnya memang hanya berkonflik dengan pemerintahan Yaman. Kelompok tersebut merupakan komunitas Muslim Syiah yang menjadi minoritas.

Pada gerakannya, mereka berencana memerangi pemerintahan Yaman yang dianggap korup waktu itu. Namun, perangnya menjadi meluas setelah adanya intervensi militer dari negara lain seperti Arab Saudi.

Itulah sejumlah negara Arab yang menjadi musuh Houthi Yaman.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved