Imbas Ledakan Beirut, Menteri Penerangan Lebanon Mengundurkan Diri
Senin, 10 Agustus 2020 - 16:33 WIB
loading...
Menteri Penerangan Lebanon, Manal Abdelsamad mengundurkan diri sebagai dampak atas ledakan Beirut. Foto/Ist
A
A
A
BEIRUT - Menteri Penerangan Lebanon , Manal Abdelsamad mengundurkan diri sebagai dampak atas ledakan Beirut . Abdelsamad adalah pejabat pertama Lebanon yang mengundurkan diri setelah ledakan besar di pelabuhan Beirut.
"Setelah bencana yang mengerikan di Beirut, saya mengajukan pengunduran diri saya," kata Abdelsamad dalam pernyataan yang disiarkan di televisi setempat, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (10/8/2020).
"Saya minta maaf kepada rakyat Lebanon karena tidak bisa memenuhi aspirasinya, perubahan masih jauh dari tercapai," sambungnya. ( Baca juga: Ledakan Beirut Disusul Pejabat Mundur Massal, Lebanon di Ambang Kolaps )
Lima anggota parlemen Lebanon sebelumnya telah mengundurkan diri sebagai protes atas ledakan pelabuhan yang menewaskan hampir 200 orang, melukai ribuan orang dan meninggalkan jejak kehancuran yang luas di beberapa lingkungan di ibu kota.
Pejabat Lebanon mengatakan, ledakan itu disebabkan oleh ledakan 2.750 ton amonium nitrat yang telah disimpan secara tidak aman di pelabuhan selama enam tahun terakhir. ( Baca juga: Salah Satu Tanda Lemah Iman : Tidak Konsekuen )
Pemerintah telah mengumumkan pembentukan komite investigasi untuk menyelidiki insiden tersebut, yang terjadi ketika Lebanon sedang mengalami krisis ekonomi terburuk.
"Setelah bencana yang mengerikan di Beirut, saya mengajukan pengunduran diri saya," kata Abdelsamad dalam pernyataan yang disiarkan di televisi setempat, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (10/8/2020).
"Saya minta maaf kepada rakyat Lebanon karena tidak bisa memenuhi aspirasinya, perubahan masih jauh dari tercapai," sambungnya. ( Baca juga: Ledakan Beirut Disusul Pejabat Mundur Massal, Lebanon di Ambang Kolaps )
Lima anggota parlemen Lebanon sebelumnya telah mengundurkan diri sebagai protes atas ledakan pelabuhan yang menewaskan hampir 200 orang, melukai ribuan orang dan meninggalkan jejak kehancuran yang luas di beberapa lingkungan di ibu kota.
Pejabat Lebanon mengatakan, ledakan itu disebabkan oleh ledakan 2.750 ton amonium nitrat yang telah disimpan secara tidak aman di pelabuhan selama enam tahun terakhir. ( Baca juga: Salah Satu Tanda Lemah Iman : Tidak Konsekuen )
Pemerintah telah mengumumkan pembentukan komite investigasi untuk menyelidiki insiden tersebut, yang terjadi ketika Lebanon sedang mengalami krisis ekonomi terburuk.
(esn)
Lihat Juga :