Bawa Negosiator, AS-Korut Berunding Diam-diam?

Minggu, 25 Februari 2018 - 16:05 WIB
Bawa Negosiator, AS-Korut...
Bawa Negosiator, AS-Korut Berunding Diam-diam?
A A A
SEOUL - Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) menegaskan delegasi mereka tidak akan melakukan dialog selama berada di Korea Selatan (Korsel). Masing-masing negara mengirimkan delegasi tingkat tinggi untuk menghadiri upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin di PyeongChang, Korsel.

Meski begitu muncul spekulasi jika kedua negara yang bersitegang itu akan melakukan perundingan secara diam-diam. Pemicunya adalah kedua negara memasukan dua nama tambahan di menit-menit akhir dan keduanya adalah kunci hubungan AS-Korut.

Seperti dikutip dari ABC News.go.com, Minggu (25/2/2018), delegasi Korut yang dipimpin oleh Kim Yong-chol memasukkan nama Choe Kang-il sosok yang selama ini menangani urusan dengan AS.

Sementara di tubuh delegas AS, yang dipimpin oleh Ivanka Trump, terdapat nama Allison Hooker, seorang pejabat National Security Council yang mengkhususkan diri dalam urusan Korea. Hooker berada di Korut pada tahun 2014 dan merupakan bagian dari perundingan nuklir enam pihak.

Meski begitu, di permukaan, kedua belah pihak tetap saling mengecam satu sama lain.

Setibanya di Korsel, Ivanka Trump mengatakan bahwa dia berada di negara tersebut untuk mendukung tim AS, tidak untuk bertemu dengan delegasi Korut.

Sementara Komiter Perdamaian Asia Pasifik Korut mengecam pemerintah Trump dengan mengatakan tidak akan ada pembicaraan tatap muka selama 100 atau 200 tahun.

"Kita tidak akan pernah meminta dialog," tegas organisasi itu.

Pernyataan tersebut juga merupakan reaksi terhadap pernyataan Wakil Presiden Mike Pence pada hari Kamis yang menyebut saudara pemimpin Korut Kim Jong-un, Kim Yo-jong, sebagai sebuah pilar utama rezim yang paling tirani dan menindas di planet ini.

Selain menghadiri upacara penutupan di Pyeongchang pada hari Minggu, jadwal untuk delegasi Korut tidak diketahui - dan itu menimbulkan banyak pertanyaan. Ketika Kim Yo-jong menghadiri upacara pembukaan, Kementerian Unifikasi Selatan sebagian besar merilis tentang jadwal hariannya. Tapi kali ini tidak.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
1 jam yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
2 jam yang lalu
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
3 jam yang lalu
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
4 jam yang lalu
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
8 jam yang lalu
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
9 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved