Daftar 4 Negara yang Diduga Jadi Sekutu Houthi Yaman

Senin, 25 Desember 2023 - 22:53 WIB
loading...
Daftar 4 Negara yang...
Iran, Suriah, Korea Utara, dan Oman diduga menjadi sekutu Houthi Yaman. Namun tak satu pun dari empat negara tersebut mengakuinya. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Houthi, yang secara resmi dikenal sebagai Ansar Allah, adalah kelompok pemberontak yang terlibat perang saudara dengan pasukan pemerintah Yaman.

Kelompok ini telah menjadi pemberitaan media internasional setelah gencar menyerang kapal-kapal komersial di Laut Merah sebagai pembelaan terhadap rakyat Palestina di Gaza yang dibombardir Israel.

Asal-usul dan Ideologi Houthi


Houthi muncul pada tahun 1990-an di Saada, Yaman. Kelompok ini berdiri dengan dipimpin oleh Hussein Badr al-Din al-Houthi, seorang ulama dan politisi Syiah Zaydi.

Baca Juga: Gara-gara Serangan Houthi Yaman, Bisnis Pelabuhan Israel Hancur 85 Persen

Zaydisme adalah cabang Islam Syiah dengan keyakinan dan praktik yang berbeda dibandingkan dengan Syiah arus utama. Kelompok Houthi menekankan keadilan sosial, anti-imperialisme, dan perlawanan terhadap penindas.

Politik dan Kekuatan Militer Houthi


Sejak 2004, Houthi terlibat dalam konflik bersenjata dengan pasukan pemerintah Yaman, dengan tuduhan marginalisasi dan korupsi oleh rezim pemerintah.

Mereka saat ini menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, termasuk Ibu Kota Yaman, Sanaa.

Mereka memiliki kekuatan militer yang lengkap, termasuk rudal balistik dan drone, yang digunakan untuk melawan pasukan pemerintah Yaman dan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi--pendukung pemerintah Yaman yang diakui internasional.

4 Negara yang Diduga Sekutu Houthi


Iran secara luas dituduh sebagai sekutu Houthi, meski keduanya sama-sama menyangkal. Selain Iran, Suriah, Korea Utara, dan Oman juga diduga menjadi sekutu Houthi—meski tak ada konfirmasi resmi dari ketiga negara tersebut.

Houthi telah terlibat dalam perang proksi dengan Arab Saudi, yang memimpin Koalisi Arab melawan mereka.

Kontroversi Houthi


Konflik yang sedang berlangsung telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang menghancurkan di Yaman, dengan jutaan orang menghadapi kerawanan pangan dan pengungsian.

Baik kelompok Houthi maupun Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi telah dituduh melakukan kejahatan perang oleh kelompok hak asasi manusia (HAM).

Masa Depan Houthi yang Tidak Pasti


Meskipun upaya perdamaian terus dilakukan, konflik di Yaman tidak menunjukkan tanda-tanda penyelesaian segera.

Peran Houthi di masa depan Yaman masih belum pasti, dan tindakan mereka terus memengaruhi lanskap politik dan sosial negara tersebut.

Penting untuk dicatat bahwa Houthi bukanlah kelompok monolitik, dan pandangan serta tindakan mereka berbeda-beda dalam gerakan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved