Malam Natal Berdarah, 70 Warga Palestina Tewas Dibom Israel di Kamp Maghazi

Senin, 25 Desember 2023 - 10:03 WIB
loading...
Malam Natal Berdarah,...
Sekitar 70 warga Palestina tewas dibombardir Israel di kamp pengungsi al-Maghazi di Gaza pada malam Natal, Minggu (24/12/2023). Foto/Palestine Chronicle
A A A
GAZA - Minggu malam menjadi malam Natal berdarah di Gaza setelah sekitar 70 warga Palestina tewas dibombardir Israel di kamp pengungsi al-Maghazi.

Serangan mengerikan semalam dimulai dengan penargetan empat bangunan di kamp al-Maghazi, diikuti dengan pengeboman intensif terhadap jalan-jalan yang membagi tiga wilayah antara kamp pengungsi Bureij, Nuseirat, dan Deir al-Balah.

Pengeboman itu diikuti dengan seruan yang dibuat oleh militer Israel kepada masyarakat Bureij untuk mengevakuasi kamp tersebut, namun justru menjadi sasaran bom Israel ketika mereka berusaha menuju tempat penampungan sementara, yang sebagian besar merupakan sekolah yang dikelola PBB.

Baca Juga: Perang Gaza Memanas, 14 Tentara Israel Tewas Dibantai dalam Sehari

“Apa yang terjadi di kamp al-Maghazi adalah genosida di blok pemukiman padat penduduk,” Ashraf al-Qidra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, kepada Al-Jazeera, Senin (25/12/2023).

Al-Qidra juga mengatakan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat karena masih banyak keluarga yang terjebak di bawah reruntuhan.

Militer Israel belum berkomentar atas pengeboman brutal di kamp-kamp pengungsi di Gaza tersebut.

Serangan intensif Israel di Gaza tengah terjadi setelah kegagalan Israel mengendalikan sepenuhnya wilayah utara atau mencapai kemajuan signifikan dalam pertempuran melawan kelompok perlawanan Palestina di Khan Younis, di selatan Gaza.

Dimulai pada hari-hari awal perang, sebagian besar dari mereka yang mengungsi dari rumah mereka di bagian utara Gaza sebagian besar melarikan diri ke Jalur tengah, sehingga membuat wilayah yang sudah kelebihan penduduk dan hancur menjadi penuh sesak.

Menurut laporan Palestine Chronicle, pihak berwenang Gaza memperkirakan populasi kamp pengungsi Nuseirat saja telah melonjak dari 100.000 menjadi hampir 400.000 saat ini.

Banyak dari mereka yang mengungsi juga melarikan diri ke Bureij dan al-Maghazi. Dengan adanya pembantaian terbaru di wilayah ini, ribuan orang kini melarikan diri ke Nuseirat, yang juga berada di bawah pengeboman intensif Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved