Pastor Palestina: Jika Yesus Lahir Hari Ini, Dia Akan Lahir di Bawah Reruntuhan di Gaza

Senin, 25 Desember 2023 - 07:52 WIB
loading...
A A A
“Ini menyerukan bagi kita orang Palestina untuk pergi ke Mesir, mungkin ke Yordania, mengapa tidak ke laut saja?” tanya dia.

Kemunafikan Dunia Barat


Dia mengatakan kemunafikan dan rasisme di dunia Barat sangat mengerikan.

“Kepada teman-teman kami di Eropa, saya tidak ingin lagi mendengar Anda menguliahi kami tentang hak asasi manusia atau hukum internasional. Dan maksud saya itu. Saya kira kami tidak berkulit putih, itu tidak berlaku bagi kami menurut logika Anda sendiri," kata Pastor Isaac.

"Banyak orang Kristen di dunia barat yang, dalam perang ini, memastikan kekaisaran memiliki teologi yang dibutuhkan. Ini adalah pembelaan diri mereka, kami diberitahu.”

“Saya terus bertanya bagaimana pembunuhan 9.000 anak itu untuk membela diri? Bagaimana pengungsian 1,9 juta warga Palestina untuk membela diri?” tanya sang pastor.

"Dalam bayang-bayang kekaisaran, mereka mengubah penjajah menjadi korban dan terjajah menjadi agresor. Apakah kita lupa bahwa negara yang mereka ajak bicara dibangun di atas reruntuhan kota dan desa milik warga Gaza?” lanjut dia.

"Kami marah dengan keterlibatan gereja.”

“Biar jelas kawan, diam adalah keterlibatan. Dan seruan kosong untuk perdamaian tanpa gencatan senjata dan diakhirinya pendudukan serta kata-kata empati yang dangkal tanpa tindakan langsung semuanya di bawah panji keterlibatan," kecamnya.

"Jadi inilah pesan saya. Gaza saat ini telah menjadi kompas moral dunia.”

Dia mengatakan bahwa Gaza adalah neraka sebelum tanggal 7 Oktober, dan dunia terdiam. “Haruskah kita terkejut dengan kesunyiannya sekarang?” ujarnya.

“Jika Anda tidak terkejut dengan apa yang terjadi di Gaza. Kalau tidak terguncang sampai ke akar-akarnya, ada yang salah dengan kemanusiaan Anda,” tegasnya.

“Dan jika kita sebagai orang Kristen tidak marah dengan genosida tersebut, dengan menggunakan Alkitab sebagai pembenarannya, maka ada sesuatu yang salah dengan kesaksian Kristen kita dan kita membahayakan kredibilitas pesan Injil kita," sambung dia.

"Jika Anda tidak bisa menyebut ini sebagai genosida, maka Anda yang bertanggung jawab. itu adalah dosa dan kegelapan yang dengan rela Anda terima.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved