Negara Koalisi AS Bersiap Hajar Houthi Yaman, Ini Daftar 5 Anggotanya yang Terlemah

Jum'at, 22 Desember 2023 - 19:56 WIB
loading...
A A A

4. Bahrain


Bahrain menjadi satu-satunya negara Arab yang bergabung dalam koalisi AS untuk melawan kelompok Houthi, setidaknya untuk saat ini. Pada peringkat militernya, mereka berada di urutan ke-79 dari 145 negara di GFP 2023.

Lebih jauh, Bahrain memiliki anggaran pertahanan sebesar USD1,53 miliar. Mereka juga didukung 20.000 tentara aktif, 110.000 personel cadangan, dan 3.000 pasukan paramiliter.

Beralih ke persenjataan, Bahrain punya 180 tank, 2.598 kendaraan lapis baja, dan puluhan artileri. Sementara di sektor laut, ada pula beberapa kapal korvet dan fregat, kemudian puluhan kapal patroli.

5. Seychelles


Pada 10 negara pertama yang bergabung dalam koalisi AS melawan Houthi, Seychelles bisa dibilang memiliki kekuatan militer paling lemah. Mereka bahkan belum masuk pemeringkatan 145 negara dari Global Fire Power.

Kendati begitu, potensi Seychelles tidak bisa diremehkan. Pasalnya, mereka menjadi salah satu negara terkaya di Afrika berdasarkan PDB per kapita.

Demikian ulasan mengenai lima negara koalisi AS dengan kekuatan militer terlemah yang akan melawan kelompok Houthi Yaman.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved