Donald Trump Bilang Senang Lihat Pemerintah AS Tutup

Rabu, 07 Februari 2018 - 05:28 WIB
Donald Trump Bilang...
Donald Trump Bilang Senang Lihat Pemerintah AS Tutup
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan dia akan senang untuk melihat layanan pemerintah Amerika Serikat (AS) tutup atau shutdown jika kesepakatan Kongres tidak mengadopsi perubahan UU imigrasi seperti yang dia inginkan.

Komentar kontroversial Trump ini muncul di saat kubu Demokrat dan Republik di Kongres sedang bekerja untuk mencapai kesepakatan anggaran yang akan mencegah layanan seluruh badan federal AS tutup minggu ini.

Meski mengaku senang untuk melihat layanan pemerintah AS shutdown, presiden dari Partai Republik ini menyalahkan kubu Demokrat atas penutupan layanan pemerintah selama tiga hari pada bulan lalu.

Selain menginginkan perubahan undang-undang imigrasi diadopsi, Trump juga ingin Kongres sepakat dengan pengeluaran untuk program militer yang meningkat drastis. Jika Kongres gagal mencapai kesepakatan memperpanjang pembiayaan layanan pemerintah AS, maka shutdown bisa terjadi lagi pada hari Kamis yang jadi batas akhir habisnya biaya operasional layanan pemerintah.

Trump mengatakan bahwa dia akan menyambut sebuah penutupan layanan pemerintah jika Kongres tidak memperkuat perlindungan perbatasan dan mengurus militer Amerika.

”Saya akan senang melihat shutdown jika kita tidak mendapati hal ini diperhatikan,” kata Trump dalam sebuah diskusi di Gedung Putih tentang imigrasi.

Shutdown terjadi bulan Januari lalu setelah kubu Demokrat bersikeras bahwa setiap tagihan pengeluaran juga harus mencakup perlindungan bagi anak-anak migran yang dibawa ke AS secara ilegal, yang dikenal sebagai “Dreamer” (Pemimpi).

”Saya optimistis bahwa kita bisa segera mencapai kesepakatan," kata Pemimpin Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell, kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Rabu (7/2/2018).

Pemimpin Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan mencakup peningkatan program domestik seperti perawatan, obat dan infrastruktur broadband yang dituntut Demokrat. Peningkatan belanja militer yang diperjuangkan oleh Partai Republik juga akan diadopsi dalam kesepakatan.

”Kami membuat kemajuan nyata dalam sebuah kesepakatan pengeluaran,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
1 jam yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
2 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
3 jam yang lalu
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
4 jam yang lalu
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
5 jam yang lalu
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
6 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved