Siapa Sheikh Nawaf Al Ahmad Al Sabah? Emir Kuwait yang Meninggal karena Sakit

Sabtu, 16 Desember 2023 - 18:59 WIB
loading...
A A A
Syekh Nawaf lahir pada tanggal 25 Juni 1937 di lingkungan Al Shuyoukh di Kota Kuwait, sekarang menjadi lokasi Kompleks Al Muthanna, dan dibesarkan bersama saudara laki-laki dan saudara tirinya di Istana Dasman.

Almarhum Emir memegang beberapa posisi politik dan menteri, dimulai dengan jabatannya sebagai gubernur Hawalli dari tahun 1962 hingga 1978. Selama 16 tahun Syekh Nawaf memegang jabatan tersebut, desa tersebut berubah dari kota desa pesisir kecil menjadi kota komersial dan pemukiman. pusat yang ditandai dengan konstruksi modern dan kegiatan ekonomi, terutama pada akhir tahun 1970an.

Dia kemudian diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri pada tahun 1978 dan menjabat selama satu dekade. Pada tahun 1988, ia menjadi menteri pertahanan.

Ketika pemerintahan pertama dibentuk setelah pembebasan Kuwait pada tahun 1991, Syekh Nawaf ditugaskan di Kementerian Sosial dan Tenaga Kerja. Ia kemudian menjadi wakil kepala Garda Nasional pada tahun 1994, sebelum kembali menjabat Menteri Dalam Negeri pada tahun 2003 hingga ia dicalonkan sebagai Putra Mahkota pada tahun 2006.

2. Menikah Hanya Satu Kali

Biografi resminya di istana menyatakan bahwa ia belajar di berbagai sekolah di Kuwait dan ia hanya menikah satu kali, dengan Sharifa Sulaiman Al Jassim, dan memiliki empat putra dan seorang putri. Putra tertuanya, Sheikh Ahmad Al Nawaf, kini menjadi Perdana Menteri Kuwait.

Selama masa jabatannya sebagai Menteri Dalam Negeri, Syekh Nawaf berpartisipasi dalam banyak pertemuan menteri dalam negeri negara-negara Teluk Arab, serta pertemuan para menteri dalam negeri Arab, dan berkontribusi dalam membangun integrasi keamanan di GCC dan dunia Arab. Ia dikenal menganjurkan kerja sama dan persatuan regional.

Baca Juga: Emir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmed Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

3. Mendorong Kuwait Jadi Mediator Politik

Melansir The National News, selama menjabat sebagai Putra Mahkota, Syekh Nawaf mendukung upaya mendiang Emir Sheikh Sabah sebagai mediator keretakan Teluk 2017-2021 ketika beberapa negara termasuk Arab Saudi, Bahrain, dan UEA memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Kuwait, di bawah kepemimpinan Emir Sheikh Sabah dan Putra Mahkota Sheikh Nawaf saat itu, memainkan peran penting sebagai mediator, sering kali melakukan perjalanan ke kedua negara untuk menengahi penyelesaian akhir krisis tersebut.

Masa jabatan Sheikh Nawaf ditandai dengan perbedaan pendapat antara pemerintah yang ditunjuk dan parlemen terpilih yang menyebabkan warga Kuwait mendatangi tempat pemungutan suara sebanyak tiga kali selama tiga tahun terakhir.

Para pemilih di Kuwait memberikan suara mereka untuk ketiga kalinya pada bulan Juni, dengan harapan mengakhiri kebuntuan berkepanjangan antara pemerintah yang ditunjuk dan parlemen terpilih setelah lembaga peradilan membubarkan badan legislatif awal tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved