Siapa Sheikh Nawaf Al Ahmad Al Sabah? Emir Kuwait yang Meninggal karena Sakit

Sabtu, 16 Desember 2023 - 18:59 WIB
loading...
A A A
Pemilihan umum terbaru diadakan oleh Syekh Nawaf dan Putra Mahkotanya setelah mereka membubarkan parlemen untuk kedua kalinya pada masa pemerintahan karena kebuntuan politik yang terus-menerus. Hal ini menyebabkan para anggota parlemen mengajukan beberapa seruan untuk mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Sheikh Ahmad.

Secara total, di bawah pemerintahan Syekh Nawaf, ada tujuh pembentukan pemerintahan di Kuwait dalam tiga tahun karena keretakan politik yang sedang berlangsung dengan Majelis Nasional, terutama mengenai rancangan undang-undang yang meminta pemerintah untuk mengambil alih pinjaman konsumen dan pribadi warga Kuwait, diperkirakan sekitar bernilai beberapa miliar dinar.

Pemerintah mengatakan langkah tersebut akan terlalu mahal, menghabiskan hampir USD46 miliar dana publik, sementara anggota parlemen mengatakan biayanya kurang dari USD6,5 miliar.

Syekh Nawaf mengeluarkan dekrit Emiri pada 28 November yang menyebabkan sejumlah tahanan diampuni, serta pemulihan kewarganegaraan tokoh oposisi yang dicabut sekitar satu dekade lalu.

Secara total tahun ini, Emir memberikan pengampunan kepada setidaknya 37 orang, termasuk tokoh politik dan anggota keluarga penguasa, sebuah langkah yang disambut baik oleh pemerintah saat itu sebagai langkah menuju rekonsiliasi nasional.

Pada tahun 2021, Syekh Nawaf mengeluarkan dekrit amnesti yang telah lama ditunggu-tunggu, mengampuni dan mengurangi hukuman terhadap hampir tiga lusin pembangkang politik Kuwait.

4. Selalu Mendorong Persatuan Nasional

Saat diambil sumpahnya di depan Majelis Nasional pada tahun 2020, mendiang Syeikh Nawaf meminta anggota parlemen untuk berdamai demi persatuan nasional, dan memperingatkan bahwa perselisihan politik lebih lanjut akan membahayakan keamanan nasional.

“Persatuan nasional terbukti menjadi senjata terkuat kita dalam menghadapi tantangan, bahaya, dan krisis,” kata Syekh Nawaf saat itu, menyerukan masyarakat untuk tetap berpegang pada prinsip-prinsip nasional.

“Rakyat Kuwait memiliki ikatan yang erat dengan pemerintah dan para pemimpinnya,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved