Hamas Ledek Israel: Kami Sibuk Memanggang Tank Merkava
Sabtu, 16 Desember 2023 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Izzat al-Risheq, pejabat tinggi Hamas dan anggota biro politik gerakan tersebut, segera merespons dengan meledek Israel.
“Tidak ada waktu untuk menggoreng telur. Anggota perlawanan kami sibuk memanggang (tank) Merkava,” balas al-Risheq di saluran Telegram Hamas, seperti dikutip Palestine Chronicle, Sabtu (16/12/2023).
Militer Israel sebelumnya mengumumkan terbunuhnya tentaranya yang lain dalam pertempuran di Gaza, dan kemudian mengklarifikasi bahwa dia adalah seorang komandan tank.
Klaim bahwa Hamas kehilangan kendali atas Jalur Gaza telah disuarakan militer sejak beberapa minggu yang lalu.
Perlawanan Hamas dan sebagian besar kelompok perlawanan Palestina lainnya terus berlangsung di Jalur Gaza dan masih terfokus di wilayah yang diklaim telah ditaklukkan Israel beberapa minggu lalu.
Sementara itu, militer Israel terus menderita kerugian besar di seluruh Jalur Gaza. Menurut angka resmi terbaru yang dikeluarkan oleh militer Zionis pada hari Kamis, setidaknya 445 tentara Israel, termasuk 119 perwira, telah tewas sejak 7 Oktober.
“Tidak ada waktu untuk menggoreng telur. Anggota perlawanan kami sibuk memanggang (tank) Merkava,” balas al-Risheq di saluran Telegram Hamas, seperti dikutip Palestine Chronicle, Sabtu (16/12/2023).
Militer Israel sebelumnya mengumumkan terbunuhnya tentaranya yang lain dalam pertempuran di Gaza, dan kemudian mengklarifikasi bahwa dia adalah seorang komandan tank.
Hamas Kehilangan Kendali atas Gaza?
Klaim bahwa Hamas kehilangan kendali atas Jalur Gaza telah disuarakan militer sejak beberapa minggu yang lalu.
Perlawanan Hamas dan sebagian besar kelompok perlawanan Palestina lainnya terus berlangsung di Jalur Gaza dan masih terfokus di wilayah yang diklaim telah ditaklukkan Israel beberapa minggu lalu.
Sementara itu, militer Israel terus menderita kerugian besar di seluruh Jalur Gaza. Menurut angka resmi terbaru yang dikeluarkan oleh militer Zionis pada hari Kamis, setidaknya 445 tentara Israel, termasuk 119 perwira, telah tewas sejak 7 Oktober.
Lihat Juga :