Mengenal Bom Bodoh M117 yang Dipakai Israel dalam Genosida di Jalur Gaza

Jum'at, 15 Desember 2023 - 16:45 WIB
loading...
A A A

2. Muatan dan Ketidakpresisian


Salah satu karakteristik utama M117 adalah ketidakpresisiannya. Bom ini tidak dilengkapi dengan sistem pandu pintar seperti bom pandu laser atau GPS.

Sebagai gantinya, bom ini bergantung pada serangan area dengan memberikan efek ledakan besar di sekitar titik impak, yang tidak selalu dapat diarahkan dengan presisi tinggi.

3. Sistem Pengiriman


M117 dijatuhkan dari ketinggian tertentu dan mengandalkan hukum fisika untuk mencapai target.

Tanpa sistem pandu, akurasi tergantung pada faktor-faktor seperti ketinggian, kecepatan pesawat, dan kondisi atmosfer, yang dapat memengaruhi akurasi pengiriman.

4. Penggunaan di Medan Pertempuran


Meskipun tidak termasuk dalam kategori bom pandu presisi tinggi, M117 masih dapat memberikan efek hancur yang signifikan di area tertentu.

Biasanya digunakan untuk serangan area, bom ini dapat efektif dalam menghancurkan sasaran-sasaran besar, seperti pangkalan militer atau infrastruktur.

5. Digunakan Israel untuk Genosida di Jalur Gaza


Meskipun bom M117 tidak memiliki kemampuan presisi tinggi, negara kolonial Israel telah menggunakannya dalam genosida terbaru di Jalur Gaza.

Keputusan untuk menggunakan bom semacam ini mungkin dipengaruhi oleh sifat sasaran dan kebutuhan taktis pada saat itu.

Bom M117, dengan keunggulan dalam efek hancur area, menjadi pilihan Israel untuk membumihanguskan Jalur Gaza.

Lebih dari 20.000 warga Palestina tewas, termasuk yang masih hilang di bawah reruntuhan gedung di Jalur Gaza. Kehancuran akibat agresi Israel ini sangat mengerikan.

Sebagian besar bom dan persenjataan Israel dipasok oleh Amerika Serikat. Washington juga melindungi Israel dari gugatan di Dewan Keamanan PBB.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved