Sosok Yitzhak Rabin, Pemimpin Israel yang Tak Percaya Tuhan dan Bernasib Tragis
Jum'at, 15 Desember 2023 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Perdamaian dengan Palestina dan Kesepakatan Oslo (1992-1995)
Rabin kembali menjabat sebagai Perdana Menteri pada tahun 1992. Dia berkomitmen untuk mencapai perdamaian dengan Palestina dan memulai negosiasi rahasia dengan pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina, Yasser Arafat.
Pada tahun 1993, kedua pemimpin menandatangani Kesepakatan Oslo, yang mengakui hak Palestina untuk memiliki pemerintahan sendiri dan menetapkan kerangka kerja untuk negosiasi status akhir.
Dibunuh Ekstremis Yahudi
Rabin dibunuh oleh Yigal Amir, seorang ekstremis Yahudi, pada tahun 1995 setelah Kesepakatan Oslo diteken. Pembunuhannya merupakan kemunduran besar bagi proses perdamaian Israel-Palestina.
Warisan Rabin kontroversial, dengan beberapa orang memuji upayanya untuk mencapai perdamaian dan yang lain mengkritik kebijakan militernya.
Namun, dia tetap dihormati sebagai salah satu pemimpin Israel yang paling penting dan berpengaruh.
Kepemimpinan Rabin bercirikan pragmatisme dan komitmen pada keamanan nasional Israel. Meskipun seorang ateis, dia memandang pentingnya berkolaborasi dengan para pemimpin religius dalam urusan negara.
(mas)
Lihat Juga :