Brigade al-Qassam Bantai 10 Tentara Israel, Jadikan Gaza Kuburan bagi Penjajah
Kamis, 14 Desember 2023 - 07:36 WIB
loading...
A
A
A
Sumber militer menambahkan bahwa tidak mungkin menghancurkan batalion Shujaiya dari Brigade al-Qassam dengan pengeboman udara, dan sebagian besar pejuang berasal dari lingkungan tetangga Al-Daraj dan Al-Tuffah dan mengejutkan pasukan Israel.
Hamas telah mengomentari pembunuhan terhadap para tentara Israel tersebut. "Mujahidin Brigade al-Qassam memenuhi janji mereka untuk menjadikan Gaza sebagai kuburan bagi para penjajah," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.
"Pengumuman militer Israel mengenai terbunuhnya 10 tentara, kebanyakan dari mereka adalah perwira, di Shujaiya dan meningkatnya jumlah kematian mereka di berbagai medan pertempuran, menegaskan besarnya kerugian dan kegagalan para pemimpin entitas Israel dan tentaranya dalam menghadapi kekuatan perlawanan dan Brigade al-Qassam,” imbuh pernyataan Hamas.
“Kami mengatakan kepada Zionis bahwa kepemimpinan Anda yang gagal tidak memedulikan nyawa tentara Anda, dan Anda tidak punya pilihan selain mundur dari Gaza,” lanjut Hamas.
Sumber medis Israel juga mengumumkan bahwa 30 tentara Israel yang terluka di Gaza dipindahkan pada hari Selasa untuk perawatan di rumah sakit Israel.
Sebelumnya pada hari Selasa, tentara pendudukan Israel mengumumkan terbunuhnya 20 tentaranya karena friendly-fire—insiden tentara ditembak rekannya sendiri—dan "kecelakaan militer" dalam operasi darat yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Brigade al-Qassam juga mengonfirmasi bahwa para pejuangnya mampu membunuh lebih dari 15 tentara Israel, termasuk seorang sniper, di lingkungan Shujaiya.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas itu menargetkan pasukan infanteri Israel yang terdiri dari 20 tentara yang dibarikade di dalam sebuah gedung dengan peluru anti-benteng dan anti-personel, membunuh dan melukai mereka di daerah Sheikh Radwan di Kota Gaza.
Kuburan bagi Penjajah
Hamas telah mengomentari pembunuhan terhadap para tentara Israel tersebut. "Mujahidin Brigade al-Qassam memenuhi janji mereka untuk menjadikan Gaza sebagai kuburan bagi para penjajah," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.
"Pengumuman militer Israel mengenai terbunuhnya 10 tentara, kebanyakan dari mereka adalah perwira, di Shujaiya dan meningkatnya jumlah kematian mereka di berbagai medan pertempuran, menegaskan besarnya kerugian dan kegagalan para pemimpin entitas Israel dan tentaranya dalam menghadapi kekuatan perlawanan dan Brigade al-Qassam,” imbuh pernyataan Hamas.
“Kami mengatakan kepada Zionis bahwa kepemimpinan Anda yang gagal tidak memedulikan nyawa tentara Anda, dan Anda tidak punya pilihan selain mundur dari Gaza,” lanjut Hamas.
Insiden Friendly-Fire
Sumber medis Israel juga mengumumkan bahwa 30 tentara Israel yang terluka di Gaza dipindahkan pada hari Selasa untuk perawatan di rumah sakit Israel.
Sebelumnya pada hari Selasa, tentara pendudukan Israel mengumumkan terbunuhnya 20 tentaranya karena friendly-fire—insiden tentara ditembak rekannya sendiri—dan "kecelakaan militer" dalam operasi darat yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Brigade al-Qassam juga mengonfirmasi bahwa para pejuangnya mampu membunuh lebih dari 15 tentara Israel, termasuk seorang sniper, di lingkungan Shujaiya.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas itu menargetkan pasukan infanteri Israel yang terdiri dari 20 tentara yang dibarikade di dalam sebuah gedung dengan peluru anti-benteng dan anti-personel, membunuh dan melukai mereka di daerah Sheikh Radwan di Kota Gaza.
Lihat Juga :