Senator AS Bernie Sanders: Israel Kalah Perang dalam Cara Pandang Dunia

Selasa, 12 Desember 2023 - 01:15 WIB
loading...
Senator AS Bernie Sanders:...
Senator AS Bernie Sanders sebut Israel kalah perang dalam cara pandang publik di seluruh dunia. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Senator tersohor Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders mengatakan bahwa Israel kalah perang dalam cara pandang publik di seluruh dunia ketika mereka berupaya untuk memberantas Hamas setelah serangan 7 Oktober.

Sanders, seorang independen yang melakukan kaukus dengan Partai Demokrat, mengatakan kepada “Face the Nation” CBS bahwa Israel mempunyai hak untuk membela diri melawan Hamas. “Namun Israel tidak dapat berperang melawan rakyat Palestina dan menyebabkan kerusakan yang mengerikan pada kehidupan manusia seperti yang kita lihat sekarang,” kata Sanders.

“Israel kalah perang dalam hal cara dunia memandang situasi ini,” katanya lagi, yang dilansir Senin (11/12/2023).

Baca Juga: Putus Asa Gagal Lenyapkan Hamas, Israel Coba Adu Domba dengan Sudutkan Yahya Sinwar

Mengutip meningkatnya jumlah korban tewas dan pengungsian warga sipil Palestina, Sanders mengatakan; “AS harus memberikan semua tekanan yang bisa mereka lakukan untuk memberitahu [Perdana Menteri Benjamin] Netanyahu agar menghentikan pendekatan militer yang membawa bencana ini."

“Ini adalah bencana kemanusiaan,” ujar Sanders.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada hari Kamis pekan lalu bahwa ada kesenjangan antara niat Israel untuk melindungi warga sipil di Gaza dan hasil sebenarnya.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin memperingatkan awal bulan ini bahwa Israel berisiko mengalami kekalahan strategis di Gaza jika tidak berbuat lebih banyak untuk melindungi warga sipil Palestina.

Namun pemerintahan Biden telah berulang kali meminta Kongres untuk menyetujui lebih banyak bantuan ke Israel sejak serangan 7 Oktober.

Senat pada Rabu pekan lalu memutuskan untuk tidak mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang akan menyediakan belanja darurat miliaran dolar yang mencakup bantuan untuk Israel dan Ukraina.

Sanders bergabung dengan Partai Republik, yang menginginkan lebih banyak tindakan keamanan perbatasan dan imigrasi dimasukkan dalam RUU tersebut, dalam memberikan suara menentangnya.

“Saya pikir tidak bertanggung jawab jika Amerika memberikan tambahan USD10 miliar kepada Netanyahu untuk terus mengobarkan perang yang mengerikan ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia sangat mendukung bantuan untuk Ukraina.

“Apa yang harus dilakukan Kongres adalah menjelaskan kepada Netanyahu bahwa kami tidak akan memberikan mereka cek kosong untuk membunuh perempuan dan anak-anak di Palestina.”

Sanders belum menyerukan gencatan senjata permanen, meskipun dia mengatakan dia mendukung jeda kemanusiaan dalam pertempuran yang akan memungkinkan pembebasan lebih banyak sandera yang ditahan oleh Hamas dan agar PBB dapat mengirimkan bantuan.

“Saya tidak tahu bagaimana Anda bisa melakukan gencatan senjata permanen dengan Hamas, yang telah mengatakan sebelum 7 Oktober dan setelah 7 Oktober, bahwa mereka ingin menghancurkan Israel, mereka menginginkan perang permanen. Saya tidak tahu caranya Anda memiliki gencatan senjata permanen dengan sikap seperti itu,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved