Anggota Parlemen Rusia: Penganut Childfree Layak Disebut Ekstremis

Minggu, 10 Desember 2023 - 21:01 WIB
loading...
Anggota Parlemen Rusia:...
Childfree menjadi gerakan yang ditentang di Rusia. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Seorang anggota parlemen Rusia yang kontroversial, Vitaly Milonov, telah mengusulkan pelarangan terhadap organisasi yang mempromosikan apa yang disebut gaya hidup bebas anak atau childfree di negara tersebut. Dia mengatakan, ]filosofi gerakan tersebut memiliki “akar ekstremis.”

Milonov, yang dikenal dengan sikap konservatif garis keras dan anti-gay, melontarkan gagasan tersebut dalam wawancara dengan stasiun radio Govorit Moskva pada hari Sabtu. Ia percaya bahwa konsep pasangan yang tidak memiliki anak merupakan seruan untuk berhenti memiliki anak dan oleh karena itu tidak memiliki tempat dalam masyarakat Rusia.

“Ini adalah posisi yang benar-benar tidak wajar bagi calon homoseksual, liberal, dan vegan,” tambah anggota parlemen tersebut. Dia mengklaim bahwa gerakan tersebut adalah “ekstremis” namun berpendapat bahwa mereka yang memutuskan untuk tidak memiliki anak tidak boleh dianggap sebagai “ekstremis.”

“Dulu orang yang mengambil keputusan untuk tidak punya anak melakukannya tanpa ada gerakan. Ketika sebuah gerakan muncul, propaganda gerakan tersebut juga muncul,” kata Milonov.

Baca Juga: 4 Idol K-Pop Ini Memilih Childfree, RM BTS hingga Jeonghan SEVENTEEN

“Seperti yang disebut organisasi LGBT internasional – ini bukan tentang orientasi, ini tentang propaganda,” tambahnya, dilansir RT.

Anggota parlemen kontroversial ini terkenal karena melontarkan komentar-komentar yang menghasut dan merupakan pendukung paling vokal dari apa yang disebut sebagai 'undang-undang propaganda gay' di Rusia yang disahkan dengan suara bulat melalui parlemen Rusia dan mulai berlaku pada tahun 2013. Undang-undang tersebut berupaya untuk melarang anak di bawah umur untuk terpapar materi LGBTQ. .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved