Ukraina Merana, Gedung Putih Ogah Berikan Jaminan Soal Bantuan
Jum'at, 08 Desember 2023 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Biden meminta dana tambahan lebih dari USD60 miliar pada pertengahan Oktober, ketika Partai Republik di DPR berjuang untuk memilih ketua baru. Gedung Putih memilih untuk menggabungkan permintaan itu dengan bantuan ke Israel, Taiwan, dan perbatasan AS-Meksiko. Namun hal itu tampaknya merupakan sebuah kesalahan, karena Partai Republik bersikeras untuk mengatasi fakta bahwa lebih dari enam juta orang telah menyeberang ke AS secara ilegal sejak Biden menjabat pada tahun 2021.
Partai Demokrat menyebut kubu Partai Republik sebagai kelompok “kanan keras” dan “ekstrim,” sementara Biden pada Rabu menyampaikan permohonan yang berapi-api untuk tidak “menekan lutut” Ukraina di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Biden bahkan memperingatkan bahwa pasukan AS mungkin akan melawan pasukan Rusia di wilayah NATO jika Kiev menyerah, sehingga memicu teguran keras dari Kremlin.
Baca Juga: Joe Biden: Rusia Akan Menyerang NATO
Selain perselisihan partisan di antara para legislator mengenai alokasi dana, Departemen Pertahanan AS juga berpendapat bahwa mereka kehabisan persenjataan untuk meneruskannya.
Partai Demokrat menyebut kubu Partai Republik sebagai kelompok “kanan keras” dan “ekstrim,” sementara Biden pada Rabu menyampaikan permohonan yang berapi-api untuk tidak “menekan lutut” Ukraina di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Biden bahkan memperingatkan bahwa pasukan AS mungkin akan melawan pasukan Rusia di wilayah NATO jika Kiev menyerah, sehingga memicu teguran keras dari Kremlin.
Baca Juga: Joe Biden: Rusia Akan Menyerang NATO
Selain perselisihan partisan di antara para legislator mengenai alokasi dana, Departemen Pertahanan AS juga berpendapat bahwa mereka kehabisan persenjataan untuk meneruskannya.
Lihat Juga :