Terkendala Kebijakan Ketat di China, Produsen Obat Barat Mulai Beralih ke India

Kamis, 07 Desember 2023 - 09:47 WIB
loading...
A A A
Valdis Dombrovskis, Kepala Perdagangan Uni Eropa (UE), mengatakan dalam pidatonya di Universitas Tsinghua bahwa UE telah dipaksa memperhatikan secara seksama ketergantungan ekonominya.

"Jawaban kami adalah: diversifikasi ekonomi dan pengurangan risiko," kata Dombrovskis, seraya menekankan bahwa UE tidak berniat memisahkan diri dari China.

"Saya memahami bahwa di China, pengurangan risiko terkadang dipandang sebagai sinonim dari ‘proteksionis’ atau ‘skeptis terhadap China’. Strategi kami bukanlah proteksionis, tapi lebih ke country-agnostic," ucapnya, seperti dikutip dari Epardafas pada Kamis (7/12/2023).

Peluang bagi India


Sementara itu, India mendapat kesempatan besar karena produsen obat-obatan Barat kini mencari opsi di luar China. India bermaksud membangun pijakan kuat di sektor jasa farmasi untuk meningkatkan penjualan dan reputasi di dalam industri senilai USD42 miliar tersebut.

Perusahaan-perusahaan bioteknologi besar dari Barat kini akan mempertimbangkan menggunakan produsen India dalam meneliti dan memproduksi bahan-bahan farmasi aktif (API) untuk uji klinis atau pekerjaan yang dialihdayakan lainnya.

"Saat ini Anda mungkin tidak mengirimkan RFP (permintaan proposal) ke perusahaan China," sebut Tommy Erdei, co-head global perbankan investasi kesehatan di Jefferies.

"Ini seperti, 'Saya tidak ingin tahu, tidak masalah jika mereka bisa melakukannya dengan harga lebih murah, saya tidak akan memasukkan produk saya ke China’," sambungnya.

Dr Ashish Nimgaonkar, pendiri Glyscend Therapeutics, sebuah perusahaan bioteknologi berbasis di AS yang menguji pengobatan untuk diabetes tipe 2 dan obesitas dalam uji coba awal, mengutarakan hal senada. "Semua faktor selama beberapa tahun terakhir telah menjadikan China pilihan kurang menarik bagi kami," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Ingin Ambil Alih Selat...
Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
Gandeng KPK, Kejagung...
Gandeng KPK, Kejagung Didukung Penuh Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah
Tim Robot Humanoid ITS...
Tim Robot Humanoid ITS Raih Juara di Ajang Internasional RoboCup 2026
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Infografis
India Salip China, 10...
India Salip China, 10 Negara dengan Populasi Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved