3 Perang yang Gagal Dimenangkan Israel, 2 di Antaranya Melawan Kelompok Pejuang

Rabu, 06 Desember 2023 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Perang berakhir setelah PBB mengeluarkan Resolusi Dewan Keamanan 1701. Setelahnya, gencatan senjata berlaku dan Israel pun mencabut blokade laut di Lebanon.

Awalnya, baik Hizbullah atau Israel saling mengklaim kemenangan. Namun, sebagian pengamat menyebut Israel kalah karena banyak mengalami kerugian dan melewatkan kesempatan.

Pada sisi Israel, Perang Lebanon II dianggap sebagai kegagalan militer. Alasannya karena tidak mampu melucuti senjata hingga menghancurkan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Perang tersebut juga menjadi salah satu pendorong kejatuhan rezim Ehud Olmert di Israel. Di sisi lain, kekalahan tersebut menghidupkan kembali karier Benjamin Netanyahu untuk kembali berkuasa.

2. Konflik Lebanon Selatan


Pasca melakukan invasi ke Lebanon dan mengusir PLO, Israel membentuk Zona Keamanan dengan dalih untuk melindungi warga sipil. Faktanya, zona tersebut juga banyak merugikan dan membuat para warga kesulitan.

Setelahnya, terjadi sejumlah perlawanan bersenjata yang diinisiasi kelompok Islam seperti Hizbullah. Tak sendiri, Israel pun mengerahkan milisi yang menamakan dirinya sebagai Tentara Lebanon Selatan (SLA).

Mengutip Atlantic Council, konflik di zona keamanan semakin meningkat menjelang tahun 2000. Terlebih, setelah mengetahui Israel akan menarik pasukannya, Hizbullah semakin gencar menyerang.

Tak lama berselang, SLA runtuh. Sebagian menyerahkan diri kepada pemerintah Lebanon, sementara sisanya melarikan diri dalam ketakutan akan pembalasan dari Hizbullah yang menang.

Kendati tidak sepenuhnya kalah bertempur, mundurnya pasukan Israel dari Lebanon Ini dianggap sebagai kemenangan bagi Hizbullah. Momen ini juga menjadi titik balik popularitas kelompok tersebut Lebanon dan di seluruh dunia Arab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved