AS Remehkan Serangan di Laut Merah untuk Redam Bara Timur Tengah

Rabu, 06 Desember 2023 - 06:31 WIB
loading...
A A A
Dia kemudian menambahkan, “AS adalah kaki tangan kejahatan perang, pembantaian dan genosida yang dilakukan rezim Zionis perampas kekuasaan terhadap warga Palestina.”

Pakar kebijakan luar negeri telah berulang kali memperingatkan dukungan AS terhadap Israel membahayakan warga negara Amerika dan kepentingan AS.

Pada bulan Oktober, beberapa pekan setelah serangan mendadak Hamas, Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan “kehati-hatian di seluruh dunia” yang jarang terjadi, memperingatkan wisatawan Amerika mempunyai risiko lebih besar terhadap kekerasan dan menyarankan mereka berhati-hati di kawasan wisata.

Dukungan AS terhadap Israel juga telah mempengaruhi hubungan dan kebijakan luar negeri AS selama beberapa dekade.

Stephan M. Walt, profesor hubungan internasional di Harvard, menulis pada tahun 2021 bahwa sudah waktunya mengakhiri “hubungan khusus” antara AS dan Israel.

Dia menyatakan hal itu digunakan sebagai pembenaran atas serangan 11 September. Dia lebih lanjut berpendapat “manfaat” dari dukungan AS “tidak ada, dan biayanya tinggi dan terus meningkat.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved