Ukraina Sadar Akan Kalah Perang Tanpa Bantuan Militer dari AS

Rabu, 06 Desember 2023 - 02:40 WIB
loading...
Ukraina Sadar Akan Kalah...
Ukraina sudah menyadari akan kalah perang melawan Rusia. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Kepala staf Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa penundaan bantuan AS untuk Kyiv yang dibahas di Kongres akan menciptakan "risiko besar" Ukraina kalah perang dengan Rusia.

Pernyataan Andriy Yermak merupakan pernyataan paling jujur yang disampaikan oleh seorang pejabat senior Kyiv di tengah ketidakpastian mengenai masa depan paket bantuan penting AS dan Uni Eropa seiring dengan berlanjutnya perang antara Ukraina dan Rusia.

"Jika bantuan ditunda, ini memberikan risiko besar bahwa kita akan berada pada posisi yang sama seperti saat ini,” katanya, dilansir Reuters.

“Dan tentu saja, hal ini membuat kemungkinan yang sangat besar ini menjadi tidak mungkin untuk terus-menerus membebaskan dan memberikan risiko besar untuk kalah dalam perang ini.”

Pada hari Senin, para pejabat Gedung Putih mengatakan AS kehabisan waktu dan uang untuk membantu Ukraina berperang melawan Rusia.

Baca Juga: AS Tak Punya Uang untuk Membantu Ukraina dalam Perang Melawan Rusia

Pemerintahan Presiden Joe Biden meminta Kongres pada bulan Oktober untuk memberikan hampir $106 miliar untuk mendanai rencana ambisius bagi Ukraina, Israel, dan keamanan perbatasan AS, tetapi Partai Republik yang menguasai DPR dengan mayoritas tipis menolak paket tersebut.

Para pejabat AS berharap mereka masih bisa mendapatkan persetujuan paket yang signifikan.

Yermak menyebut ancaman tidak adanya lagi dukungan anggaran langsung sebagai sebuah masalah. Pemerintah Ukraina memperkirakan akan mengalami defisit anggaran sebesar $43 miliar pada tahun depan.

“Tentu saja, tanpa dukungan anggaran langsung ini, akan sulit untuk mempertahankan…pada posisi yang sama dan…rakyat dapat benar-benar bertahan…dalam situasi ketika perang akan terus berlanjut,” ujarnya.

"Itulah mengapa sangat penting bahwa dukungan ini akan dipilih dan dipilih sesegera mungkin."

Yermak melakukan kunjungan keduanya ke Washington dalam beberapa minggu. Dia mengatakan dia berencana untuk menekan anggota parlemen dan pejabat pemerintah mengenai pentingnya Kongres menyetujui paket bantuan baru tersebut.

Ukraina melancarkan serangan balasan besar-besaran tahun ini, namun tidak mampu menembus garis pertahanan Rusia. Rusia kini melancarkan serangan di timur.

Yermak mengatakan Kyiv punya rencana untuk tahun depan.

“Kami benar-benar mempunyai rencana dan rencana ini...termasuk operasi militer...termasuk kegiatan diplomatik dan tentu saja mencakup kerja sama kami di bidang komunikasi dan informasi,” katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved