Senjata Buatan AS Digunakan untuk Membunuh Warga Tak Berdosa di Gaza

Selasa, 05 Desember 2023 - 23:33 WIB
loading...
A A A
Dalam laporannya, Amnesty menyertakan kesaksian dari para penyintas serangan tersebut, yang memberikan laporan mengerikan mengenai kehancuran dan kehilangan yang dialami oleh keluarga-keluarga yang terkena dampak.

Samaher Abu Mu’eileq, yang selamat dari serangan tersebut, mengatakan kepada Amnesty International: “Saya baru saja meninggalkan rumah tempat saudara ipar perempuan saya dan keponakan-keponakan saya duduk, satu menit sebelum rumah itu dibom."

“Saya berjalan ke bawah dan saat saya membuka pintu depan, rumah saudara laki-laki saya di sebelahnya dibom. Saya terlempar ke pintu karena kekuatan ledakan dan terluka di wajah dan leher. Saya tidak mengerti mengapa rumah dibom. Kakak ipar saya dan anak-anak mereka serta ibu tiri saya terbunuh, semuanya perempuan dan anak-anak… Yang lain terluka. Apa alasan kejahatan terhadap warga sipil seperti itu?"

Saudara laki-laki Samaher, Bakir Abu Mu’eileq, sedang bekerja di rumah sakit dekat rumah keluarga ketika serangan terjadi. Ia mengatakan kepada Amnesty International: "Kami adalah tiga bersaudara yang menikah dengan tiga saudara perempuan, hidup bersama, fokus pada keluarga dan pekerjaan, serta jauh dari politik. Kami adalah dokter dan ilmuwan, dan fokus kami adalah menjalani kehidupan yang baik dan membangun masa depan yang baik bagi masyarakat." anak-anak kami."

“Kami tidak mengerti mengapa rumah kami dibom. Kami tidak pernah mengalami masalah apa pun sebelumnya. Hal yang sama juga terjadi pada tetangga kami. Tidak ada seorang pun yang bersenjata atau berpolitik di sini. Kehidupan kami, keluarga kami, hancur total, dilenyapkan. Kenapa?" katanya.

“Mayat-mayat itu hancur berkeping-keping. Kami hanya dapat menemukan potongan-potongan… Hanya lima jenazah yang ditemukan kurang lebih utuh karena dibuang jauh [dari lokasi ledakan]. Kami kaget. Masa depan apa yang ada sekarang untuk saya? anak perempuan yang masih hidup? Mengapa begitu banyak ketidakadilan? Mengapa?"

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved