Tak Tertandingi, Rusia Satu-satunya di Dunia Pemilik Armada Pemecah Es Tenaga Nuklir
Senin, 04 Desember 2023 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun “Lenin” dinonaktifkan pada tahun 1989, kapal ini telah digantikan oleh sejumlah kapal yang lebih kuat dan canggih.
Antara tahun 1971 dan 1972, lima kapal pemecah es bertenaga nuklir yakni “Arktika” (dinonaktifkan pada tahun 2008), “Sibir” (dinonaktifkan pada tahun 1992), “Rossiya” (dinonaktifkan pada tahun 2013), “Sovetskiy Soyuz” (dinonaktifkan pada tahun 2014) dan “Yamal ” (masih beroperasi) dibangun di Galangan Kapal Baltik di St Petersburg.
Dua kapal pemecah es bertenaga nuklir, “Taymyr” dan “Vaygach,” dibangun pada tahun 1980-an untuk Uni Soviet di Finlandia, dengan baja dan peralatan Soviet (seperti unit propulsi) digunakan dalam konstruksi tersebut.
Juga pada tahun 1980-an, Galangan Kapal Zaliv di Kerch memproduksi kapal unik bernama “Sevmorput,” kapal kargo bertenaga nuklir yang juga dapat berfungsi sebagai pemecah es.
Pemecah es bertenaga nuklir “50 Let Pobedy” diusulkan pada tahun 1989 tetapi baru selesai pada tahun 2007 karena pembangunannya dihentikan pada tahun 1990-an.
Baca juga: Sentil Rusia, Eks Menlu Jerman Serukan UE Miliki Senjata Nuklir Sendiri
Pada tahun 2022, Galangan Kapal Baltik juga telah meluncurkan tiga kapal pemecah es Project 22220 baru yakni “Arktika,” “Sibir” dan “Ural” dengan beberapa kapal lagi di kelasnya yang saat ini sedang dibangun.
Kapal utama pemecah es Project 10510, bernama “Rossiya,” diperkirakan akan bergabung dengan armada pemecah es bertenaga nuklir Rusia pada tahun 2027.
“Saat ini, kapal pemecah es bertenaga nuklir Rusia adalah yang paling canggih di dunia,” ungkap Victor Litovkin, analis militer dan pensiunan kolonel Angkatan Bersenjata Rusia.
Antara tahun 1971 dan 1972, lima kapal pemecah es bertenaga nuklir yakni “Arktika” (dinonaktifkan pada tahun 2008), “Sibir” (dinonaktifkan pada tahun 1992), “Rossiya” (dinonaktifkan pada tahun 2013), “Sovetskiy Soyuz” (dinonaktifkan pada tahun 2014) dan “Yamal ” (masih beroperasi) dibangun di Galangan Kapal Baltik di St Petersburg.
Dua kapal pemecah es bertenaga nuklir, “Taymyr” dan “Vaygach,” dibangun pada tahun 1980-an untuk Uni Soviet di Finlandia, dengan baja dan peralatan Soviet (seperti unit propulsi) digunakan dalam konstruksi tersebut.
Juga pada tahun 1980-an, Galangan Kapal Zaliv di Kerch memproduksi kapal unik bernama “Sevmorput,” kapal kargo bertenaga nuklir yang juga dapat berfungsi sebagai pemecah es.
Pemecah es bertenaga nuklir “50 Let Pobedy” diusulkan pada tahun 1989 tetapi baru selesai pada tahun 2007 karena pembangunannya dihentikan pada tahun 1990-an.
Baca juga: Sentil Rusia, Eks Menlu Jerman Serukan UE Miliki Senjata Nuklir Sendiri
Pada tahun 2022, Galangan Kapal Baltik juga telah meluncurkan tiga kapal pemecah es Project 22220 baru yakni “Arktika,” “Sibir” dan “Ural” dengan beberapa kapal lagi di kelasnya yang saat ini sedang dibangun.
Kapal utama pemecah es Project 10510, bernama “Rossiya,” diperkirakan akan bergabung dengan armada pemecah es bertenaga nuklir Rusia pada tahun 2027.
“Saat ini, kapal pemecah es bertenaga nuklir Rusia adalah yang paling canggih di dunia,” ungkap Victor Litovkin, analis militer dan pensiunan kolonel Angkatan Bersenjata Rusia.
Lihat Juga :