Mengapa Israel Mengalami Kekalahan Strategis? Ini Analisis Menhan AS
Minggu, 03 Desember 2023 - 19:50 WIB
loading...
Tentara Israel sebenarnya mengalami kekalahan strategis. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Kemenangan Israel atas Hamas sebenarnya justru menjadi “kekalahan strategis”. Hal itu akan terjadi, menurut Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin, jika negara Zionis tersebut tidak mencegah jatuhnya korban sipil selama operasi militernya di Gaza.
"Washington akan terus menekan Israel untuk melindungi warga sipil dan memastikan aliran bantuan kemanusiaan yang kuat” ke Gaza, Austin berjanji pada Sabtu, dalam pidatonya di Forum Pertahanan Nasional Reagan di Simi Valley, California, dilansir RT.
“Pusat gravitasinya adalah penduduk sipil dan jika Anda mendorong mereka ke dalam pelukan musuh, Anda mengganti kemenangan taktis dengan kekalahan strategis,” kata pemimpin Pentagon. Dia mengungkapkan serangan tanpa pandang bulu oleh Israel di Gaza dapat memicu lebih banyak lagi warga Palestina. untuk bergabung dengan barisan kelompok bersenjata Hamas.
“Tragedi ini akan bertambah parah jika yang menunggu Israel dan Palestina pada akhir perang mengerikan ini adalah semakin banyak rasa tidak aman, lebih banyak kemarahan dan lebih banyak keputusasaan,” tambah Austin.
Setidaknya 193 orang telah tewas sejak IDF memperbarui serangannya di Gaza setelah gagalnya gencatan senjata pada hari Jumat. Jumlah keseluruhan korban tewas akibat serangan terhadap wilayah kantong Palestina sejak 7 Oktober, ketika Hamas melancarkan serangan mematikannya ke Israel, mencapai lebih dari 15.200 orang.
Baca Juga: Pemimpin Kolombia Sebut Kekejaman Israel di Gaza sebagai Perbuatan Nazi
“Anda hanya bisa menang dalam peperangan perkotaan dengan melindungi warga sipil,” tegas Austin, seorang pensiunan jenderal dan mantan komandan pasukan AS di Timur Tengah.
"Washington akan terus menekan Israel untuk melindungi warga sipil dan memastikan aliran bantuan kemanusiaan yang kuat” ke Gaza, Austin berjanji pada Sabtu, dalam pidatonya di Forum Pertahanan Nasional Reagan di Simi Valley, California, dilansir RT.
“Pusat gravitasinya adalah penduduk sipil dan jika Anda mendorong mereka ke dalam pelukan musuh, Anda mengganti kemenangan taktis dengan kekalahan strategis,” kata pemimpin Pentagon. Dia mengungkapkan serangan tanpa pandang bulu oleh Israel di Gaza dapat memicu lebih banyak lagi warga Palestina. untuk bergabung dengan barisan kelompok bersenjata Hamas.
“Tragedi ini akan bertambah parah jika yang menunggu Israel dan Palestina pada akhir perang mengerikan ini adalah semakin banyak rasa tidak aman, lebih banyak kemarahan dan lebih banyak keputusasaan,” tambah Austin.
Setidaknya 193 orang telah tewas sejak IDF memperbarui serangannya di Gaza setelah gagalnya gencatan senjata pada hari Jumat. Jumlah keseluruhan korban tewas akibat serangan terhadap wilayah kantong Palestina sejak 7 Oktober, ketika Hamas melancarkan serangan mematikannya ke Israel, mencapai lebih dari 15.200 orang.
Baca Juga: Pemimpin Kolombia Sebut Kekejaman Israel di Gaza sebagai Perbuatan Nazi
“Anda hanya bisa menang dalam peperangan perkotaan dengan melindungi warga sipil,” tegas Austin, seorang pensiunan jenderal dan mantan komandan pasukan AS di Timur Tengah.
Lihat Juga :