Israel Terus Bantai Warga Sipil di Gaza, Gedung Putih Bereaksi Keras
Minggu, 03 Desember 2023 - 10:15 WIB
loading...
Gedung Putih mengatakan Israel tidak boleh mengebom Gaza selatan tanpa memperhitungkan warga sipil. Foto/Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tidak mendukung pemboman Israel di Jalur Gaza selatan sampai mereka mempertimbangkan semua warga sipil yang terpaksa mengungsi ke wilayah itu. Hal itu diungkapan Direktur Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby, kepada Bloomberg TV pada hari Jumat.
“Kami tidak mendukung operasi di wilayah selatan kecuali atau sampai (Israel) telah memperhitungkan semua warga sipil tambahan – sebenarnya, semua warga sipil, namun mengingat bahwa sekarang ada ratusan ribu warga sipil lainnya,” kata Kirby.
"Gedung Putih juga telah mendesak mereka untuk memikirkan bagaimana melakukan hal ini dengan cara yang dapat menjaga keamanan warga sipil,” ia menambahkan seperti dikutip dari RT, Minggu (3/12/2023).
Pada hari Sabtu, Israel mengumumkan telah menyerang lebih dari 400 sasaran di Gaza sejak upaya memperpanjang gencatan senjata selama tujuh hari dengan Hamas gagal pada hari Jumat, termasuk 50 serangan di kota selatan Khan Younis.
Baca Juga: AS Tak Akan Izinkan Pengusiran Warga Palestina dari Gaza Maupun Tepi Barat
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan tersebut menewaskan sedikitnya 200 warga Palestina.
“Kami tidak mendukung operasi di wilayah selatan kecuali atau sampai (Israel) telah memperhitungkan semua warga sipil tambahan – sebenarnya, semua warga sipil, namun mengingat bahwa sekarang ada ratusan ribu warga sipil lainnya,” kata Kirby.
"Gedung Putih juga telah mendesak mereka untuk memikirkan bagaimana melakukan hal ini dengan cara yang dapat menjaga keamanan warga sipil,” ia menambahkan seperti dikutip dari RT, Minggu (3/12/2023).
Pada hari Sabtu, Israel mengumumkan telah menyerang lebih dari 400 sasaran di Gaza sejak upaya memperpanjang gencatan senjata selama tujuh hari dengan Hamas gagal pada hari Jumat, termasuk 50 serangan di kota selatan Khan Younis.
Baca Juga: AS Tak Akan Izinkan Pengusiran Warga Palestina dari Gaza Maupun Tepi Barat
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan tersebut menewaskan sedikitnya 200 warga Palestina.
Lihat Juga :