Puluhan Tentara AS Ingin Gulingkan Pemerintahan, Pentagon Resah

Minggu, 03 Desember 2023 - 03:55 WIB
loading...
A A A
Pentagon telah merilis data ekstremismenya kepada anggota Parlemen AS sejak tahun 2021, tahun ketika Presiden Joe Biden mulai menjabat dan mulai menggembar-gemborkan ancaman yang ditimbulkan oleh terorisme supremasi kulit putih.

Di bawah dorongan Menteri Pertahanan Lloyd Austin untuk membasmi ekstremisme di militer, Pentagon mengeluarkan peraturan baru pada bulan Desember 2021 yang memberi nasihat kepada pasukan mengenai aktivitas yang dilarang, mulai dari mendukung terorisme hingga “menyukai” pandangan ekstremis di media sosial.

Dia juga memerintahkan penyaringan yang lebih ketat selama proses perekrutan dan pembentukan unit investigasi untuk mengidentifikasi calon ekstremis di jajarannya.

Tindakan keras ini dilakukan setidaknya sebagian sebagai respons terhadap kekhawatiran yang muncul akibat kerusuhan di Capitol AS pada bulan Januari 2021, di mana puluhan veteran militer dan beberapa tentara aktif ikut serta dalam upaya mengganggu sertifikasi Kongres atas kemenangan pemilu presiden Biden.

Tinjauan ekstremisme tahunan terbaru Pentagon menemukan bahwa Angkatan Darat AS memiliki dugaan kasus yang paling banyak di antara semua cabang militer, dengan tuduhan yang diajukan terhadap 130 tentara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Berita Terkini
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved