'Menentang Pendudukan Dicap Teroris, Israel Itu Penjajah yang Playing Victim'

Minggu, 03 Desember 2023 - 00:20 WIB
loading...
Menentang Pendudukan...
Politisi partai berkuasa Zimbabwe, Simbarashe Mumbengegwi, mengutuk pembantaian rakyat Palestina di Gaza oleh Israel. Dia menyebut Israel penjajah yang playing victim. Foto/REUTERS
A A A
HARARE - Partai yang berkuasa di Republik Zimbabwe, ZANU-PF, mengutuk keras pembantaian rakyat Palestina di Gaza oleh militer pendudukan Israel.

Partai tersebut mengatakan rezim Zionis berupaya menipu dunia dengan playing victim, menggunakan dalih membela diri untuk membantai pihak yang dijajah.

Sekretaris untuk hubungan eksternal politbiro ZANU-PF sekaligus mantan menteri luar negeri Zimbabwe, Simbarashe Mumbengegwi, pada Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina, menyampaikan bahwa Republik Zimbabwe akan terus melanjutkan upayanya mendukung rakyat Palestina tanpa ragu-ragu dalam perjuangan sah mereka melawan pendudukan Israel.

“Apakah ada terorisme yang tingkatnya lebih tinggi daripada menduduki masyarakat, negara, sumber daya, dan kekayaan mereka? Jika Anda menentang pendudukan tersebut, Anda dicap sebagai teroris. Dan penjajah mencoba untuk menipu dunia bahwa mereka adalah korban. Rakyat Palestina mempunyai hak untuk melawan pendudukan,” kata Mumbengegwi dalam pidatonya, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Minggu (3/12/2023).

Baca Juga: 3 Negara yang Diancam Israel Jika Ikut Campur Perang Melawan Hamas di Gaza

Lebih lanjut, Mumbengegwi mengecam pendudukan Israel dengan mengatakan bahwa rezim Zionis ingin merobohkan setiap bangunan di Palestina hingga rata dengan tanah.

“Mereka tidak ingin memberikan makanan, air, obat-obatan, atau apa pun kepada jutaan orang Palestina. Mereka terus membombardir rumah sakit dan sekolah tanpa meminta maaf. Bukan karena kesalahan tapi karena niat,” tegasnya.

“Hukum internasional tidak mengizinkan hal ini, namun Israel dapat melakukan hal ini karena negara-negara Barat mengizinkannya. Tidak ada negara Barat yang siap mengumumkan bahwa ini adalah perang melawan kemanusiaan. Mereka diam. Bahkan di negara mereka sendiri, mereka mengadakan pertemuan yang memprotes mengapa pemerintah mereka berdiam diri dan mendukung para pembunuh.”

Mumbengegwi menekankan bahwa dunia Barat seharusnya malu atas apa yang telah mereka lakukan, dan menambahkan: “Kami sedang melihat pengeboman yang belum pernah dilakukan bahkan dalam Perang Dunia II. Hiroshima dan Nagasaki tidak mencapai intensitas kehancuran seperti yang terjadi pada Palestina saat ini. Kami akan terus berdiri di samping Palestina.”

Adapun Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Zimbabwe, Tamer Al-Massri, mengatakan Israel telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza yang belum pernah terjadi dalam sejarah terkini dan melampaui kekejaman pada Perang Dunia II karena terjamin perlindungannya berkat dukungan Amerika Serikat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved