5 Fakta Menarik UNRWA, Lembaga Bantuan Terbesar untuk Rakyat Palestina

Sabtu, 02 Desember 2023 - 04:40 WIB
loading...
5 Fakta Menarik UNRWA,...
UNRWA, lembaga bantuan terbesar untuk rakyat Palestina yang tidak disukai Israel. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - United Nations Relief & Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) adalah sebuah lembaga di bawah naungan PBB yang memberikan layanan pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial lainnya kepada para pengungsi Palestina.

Lembaga tersebut beroperasi di lima wilayah, yaitu Yordania, Lebanon, Gaza, Suriah, dan Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur.

UNRWA unik karena hanya bertanggung jawab terhadap satu kelompok pengungsi saja, yaitu Palestina. Sedangkan tanggung jawab untuk pengungsi di seluruh dunia berada di bawah United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Melalui UNRWA, para pengungsi Palestina di seluruh wilayah yang menjadi pusat operasi, dapat terjamin perlindungan serta keamanannya.

Lembaga ini telah mencatatkan sejarahnya dalam menangani pengungsi Palestina korban dari konflik dengan Israel.

5 Fakta Menarik UNRWA

1. Berdirinya UNRWA


UNRWA secara resmi berdiri pada tahun 1949 melalui resolusi PBB dengan tugas awal yaitu memberikan bantuan langsung kepada 700.000 warga Palestina yang menjadi pengungsi akibat perang Arab-Israel tahun 1948.

Seiring berjalannya waktu, Majelis Umum PBB terus memperbarui mandat UNRWA dengan menginstruksikan lembaga tersebut agar memberikan layanan kesehatan, perumahan, dan bantuan keuangan kepada pengungsi Palestina di seluruh Gaza, Tepi Barat, Yordania, Suriah, dan Lebanon.

2. Pendanaan UNRWA


Lebih dari 90 persen pendanaan UNRWA berasal dari kontribusi sukarela negara-negara anggota PBB.

Menurut dosen Universitas College London, Anne Irfan, pendanaan UNRWA semata-mata dilakukan untuk menjaga stabilitas kawasan.

3. Peran UNRWA dalam Konflik Hamas-Israel


Pasca-serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober dan eskalasi konflik yang semakin memanas, UNRWA telah berperan dengan memberikan bantuan kepada para korban di wilayah yang menjadi lokasi konflik. Selain itu, UNRWA juga berupaya untuk memberikan lebih banyak bantuan ke Gaza.

4. Hubungan UNRWA dengan Israel


Menurut Israel, keberadaan UNRWA di Palestina lebih baik daripada lembaga-lembaga lainnya. Hal ini karena perjanjian tahun 1967 tentang kerjasama penuh dari otoritas Israel.

Namun terkadang, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu seringkali menyerukan pembubaran UNRWA dengan alasan badan tersebut melakukan pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah yang mencakup pejabat terpilih Hamas.

“Israel menganggap UNRWA sebagai bagian dari masalah ini,” kata Ahron Bregman, pakar hubungan Arab-Israel di King’s College, London, seperti dikutip dari NPR.

“Dengan dukungan UNRWA terhadap pengungsi Palestina memberi mereka makanan, mendidik mereka, menyediakan fasilitas kesehatan, memberikan kebebasan bagi Hamas untuk berperang,” imbuh Bregman.

5. UNRWA Tidak Menyelesaikan Masalah Pengungsi Palestina


UNRWA dibentuk untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan para pengungsi yang menunggu penyelesaian politik, bukan untuk memberikan solusi politik terhadap situasi pengungsi Palestina.

Resolusi yang dibentuk PBB untuk UNRWA adalah “perlunya mencegah kondisi kelaparan dan kesusahan” di kalangan pengungsi Palestina dan untuk “meningkatkan kondisi perdamaian dan stabilitas.”

Itulah beberapa fakta menarik tentang UNRWA, lembaga bantuan terbesar untuk para pengungsi Palestina yang sampai saat ini masih berupaya memberikan layanan terbaik demi tercapainya keadilan dan kemanusiaan bagi pengungsi Palestina.

MG/Maulana Muhammad Rizqi
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved